nasional

Mimpi Besar Prabowo Subianto: Perut Masyarakat Indonesia Kenyang Berkelanjutan. Program Makan Siang dan Susu Gratis Untuk Ciptakan Kedaulatan Pangan

Minggu, 21 Januari 2024 | 13:44 WIB
Komandan Tim Komunikasi TKN Prabowo Gibran, Budisatrio Djiwandono (TKN Prabowo Gibran)

TITIKTEMU.CO - Komandan Tim Komunikasi TKN Prabowo Gibran, Budisatrio Djiwandono mengatakan Calon Presiden Prabowo Subianto memiliki fokus perhatian yang besar pada isu pangan.

Menurut Budisatrio, meski kesannya sederhana, penyediaan makan untuk masyarakat adalah bukti Prabowo paham persoalan strategis yang menentukan hidup mati bangsa.

Baca Juga: Ingin Daftar Sekolah Kedinasan, Siswa Harus Punya Akun di Laman BKN. Begini Cara Membuat Akun SSCASN

Baca Juga: Ini 12 Sekolah Kedinasan di Bawah Sejumlah Kementerian. Gratis dan Ada Ikatan Dinas. Cekidot! Segera Persiapkan Dirimu

“Ada benarnya jika disebut mimpi Pak Prabowo adalah bikin perut masyarakat Indonesia kenyang dan berkelanjutan. Ini adalah hak dasar dan masalah hidup mati bangsa. Yang menyatakan isu pangan dan makanan kurang penting dari yang lain mungkin belum menyadari fakta lapangan dan tantangan kedepan.” kata Budisatrio kepada wartawan Minggu (21/1/2024).

Budisatrio Djiwandono, yang juga pimpinan Komisi IV DPR RI ini, Menyebut sekarang ini telah terjadi ketimpangan yang besar dari pertumbuhan jumlah penduduk dengan lahan pertanian.

Baca Juga: Merespon Permintaan Masyarakat Dayak, Prabowo Subianto Akan Bangun SMA Taruna Nusantara di Kalimantan

“Penduduk kita bertambah 3 juta orang setiap tahun, sekitar 30 bayi per detik. Tahun 2045 diprediksi (penduduk) kita sudah 324 juta jiwa. Sementara di sisi lain, lahan pertanian kita terus berkurang 100.000 hektar setiap tahun. Pak Prabowo menyadari hal ini, bahwa kita sangat rentan kelaparan.” jelasnya.

Menurut Budisatrio, bagi Prabowo Subianto, masalah tersebut tidak bisa diselesaikan dengan mengandalkan impor bahan pangan. Belajar dari pandemi dan situasi dunia, hal tersebut sangat beresiko.

Baca Juga: Sukoharjo Punya Angkringan Paling Serba Ndeso dan Lengkap Menunya, Tempatnya ke Arah Tawangmangu, Ada Nasi Berkat, Gudeg Pedas Murah Banget

“Untuk pangan, Indonesia harus swasembada. Jika mengandalkan impor, kedaulatan kita jadi taruhannya. Bayangkan jika pasokan dari luar terhenti, Indonesia terjadi bencana kelaparan. Kita rentan, karena menggantungkan perut kita ke negara lain.” jelasnya.

“Bahkan andai impor lancar sekalipun, tetap ada masalah. Produk pangan lokal kita bisa gagal bersaing di pasar, sehingga kesejahteraan petani kita yang menjadi korban.” lanjut Budisatrio.

Baca Juga: Bank BRI Buka Lowongan Kerja Berbagai Posisi untuk S1, Tutup 25 Januari 2024

Baca Juga: Bank BCA Buka Lowongan Kerja Tersedia 3 Posisi untuk Lulusan SMA, Diploma dan Sarjana. Buruan Daftar

Halaman:

Tags

Terkini