Vaksinasi Difabel Di Taman Sobokarti Dihibur Musik & Disambangi Ganjar Pranowo

photo author
- Jumat, 20 Agustus 2021 | 21:03 WIB
Vaksinasi Khusus Kaum Difabel di Taman Budaya Sobokarti Semarang di tinjau Gubernur Ganjar Pranowo.
Vaksinasi Khusus Kaum Difabel di Taman Budaya Sobokarti Semarang di tinjau Gubernur Ganjar Pranowo.

TITIKTEMU.CO

SEMARANG – Sembari gowes pagi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyempatkan mampir ke di Taman Budaya Sobokarti, Semarang. Untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi, kehadiran Ganjar tentu saja menyita perhatian para peserta vaksin. 

“Ini mau pada ngapain? Vaksin ya? Lho keren banget ini ada musiknya,” kata Ganjar saat datang mengejutkan para peserta dan panitia vaksinasi.

Ganjar sempat menyapa salah satu difabel, Ariel, yang tengah menghibur para peserta vaksinasi dengan kemerduan suaranya. Dia juga menyapa beberapa penyandang disabilitas lain yang sedang menunggu giliran.

Meski dengan keterbatasan, tak mengurangi semangat mereka untuk mendapatkan vaksin. Antusiasme para difabel untuk vaksinasi begitu tinggi.

Dewi mengaku, dia sudah lama mencari kesempatan untuk mendapatkan vaksin. Terutama, untuk anaknya yang difabel. Dia mendapatkan informasi vaksinasi untuk disabilitas dari status Whatsapp salah satu teman komunitas difabel. Status yang dilihatnya itu pun langsung ditindaklanjutinya. Bak angin segar, Dewi selaku pendamping juga bisa menerima vaksin. Dia pun menerima vaksin Sinopharm.

“Alhamdulillah seneng ya, apalagi kan buat anak-anak ya. Dia (Kayla) kan (usianya) 14 tahun, sekarang SMP,” kata Dewi, ibu dari Kayla, penyandang disabilitas asal Semarang. Kayla dan ibunya, Dewi, menjadi penerima vaksin Sinopharm pertama pada acara vaksinasi di Taman Budaya Sobokarti, Semarang. Keduanya gembira setelah penantian dan pencarian, akhirnya bisa mendapatkan vaksin.

“Kemarin faktor utama saya mencari vaksin untuk anak-anak, karena mungkin akan pembelajaran tatap muka ya. Anak-anak juga memang sudah kangen sekolah,” ujarnya.

“Saya ikut daftar alhamdulillah bisa. Kebetulan saya belum vaksin, diberikan juga untuk pendamping tadi, ya alhamdulillah banget. Apapun (jenis vaksinnya) selama itu bisa jadi minimal bikin tameng buat kita, ya oke aja. Pemerintah sudah cukup berusaha untuk itu,” beber Dewi.

Dia pun mengajak kepada teman-teman difabel lainnya agar tidak takut vaksin. Menurutnya, banyak komunitas difabel yang bisa memfasilitasi dan harus dimanfaatkan.

“Ayo jangan takut vaksin, banyak komunitas yang bisa memfasilitasi manfaatkan itu karena untuk kepentingan bersama,” tandas Dewi.

Sebagai informasi, Jawa Tengah mendapat alokasi vaksin Sinopharm dari Presiden Joko Widodo untuk 69.840 penyandang disabilitas. (agh)***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Humas Jawa Tengah

Tags

Rekomendasi

Terkini

X