| TITIKTEMU.CO - SEMARANG, Sedikitnya 70 rumah penduduk rusak akibat terjangan angin puting beliung di Desa Plumutan dan Boto, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, Kamis Petang. Hingga Jumat (17/9/2021) warga setempat masih mengadakan gotong royong bersama BPBD, TNI-Polri dan relawan, membersihkan puing-puing bangunan dan memperbaiki rumah yang rusak diamuk angin kencang pada Kamis (16/9) petang.
Dilansir TITIKTEMU.CO dari laman Humas Pemprov Jateng, pemerintah setempat langsung bergerak cepat dalam menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak angin ribut. Bahkan, penyaluran bantuan dilakukan kurang dari 24 jam. Baca Juga: Viral di TikTok, Pria Rekam Gumpalan Rambut Menyembul dari Kuburan Tua Berusia 100 Tahun Bantuan diserahkan Bupati Semarang Ngesti Nugraha, yang menyambangi warga korban bencana angin ribut di tiga desa di Kecamatan Bancak, yakni Desa Jlumpang, Plumutan, dan Boto. “Warga diimbau waspada jika terjadi hujan mendadak. Sebab bisa terjadi bencana angin puting beliung ataupun tanah longsor,” tegas bupati. Kades Jlumpang Muhammad Jamil menjelaskan, angin ribut terjadi pada Kamis (16/9/2021) selepas Maghrib. Angin kencang menerpa lima dusun yang mengakibatkan puluhan unit rumah rusak. Kerusakaan bervariasi, dari ringan, sedang, dan berat. Baca Juga: Status Siaga, Merapi Keluarkan Guguran Lava 144 Kali Camat Bancak Febru Suryanto menerangkan, bencana angin ribut di tiga desa di wilayahnya mengakibatkan kerugian sekitar Rp500 juta lebih. Terinci, ada 20 unit rumah di Desa Plumutan dan 50 unit rumah di Jlumpang yang rusak. Selain itu, ada satu kandang ayam, masjid, dan perpustakaan sekolah dasar yang rusak. Sedangkan di Desa Boto satu unit rumah roboh dan satu unit rumah rusak tertimpa pohon. “Tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu,” katanya. Baca Juga: Sah! Ian Andrew Gillan Jadi Pelatih Baru PSIS Semarang Setelah disalurkan bantuan sembako, pihak pemerintah kecamatan akan melakukan pendataan kerusakan tempat tinggal warga untuk menentukan besaran dana bantuan perbaikan.*** |
Artikel Terkait
Musim Hujan Tahun Ini September-Oktober, Waspadai Bencana, Tetap Jaga Kesehatan!
Peringatan Serius untuk Pacitan dari BMKG: Waspadai Tsunami Setinggi 28 Meter!
Peringatan BMKG: Cuaca Ekstrim Akan Terjadi di Wilayah Ini
BMKG Ingatkan Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Wilayah Indonesia Sepekan Kedepan