joglosemar

Proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Tak Kenai Candi Borobudur

Jumat, 21 Januari 2022 | 13:24 WIB
Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen tak akan kenai Candi Borobudur Magelang. Jalan tol itu akan lebih mendukung objek wisata tersebut. (pic. pemprov jateng)

TITIKTEMU.CO MAGELANG – Proyek pengerjaan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dipastikan tidak akan mengenai Candi Borobudur Kabupaten Magelang. Justru sebaliknya, jalan tol itu akan lebih mendukung objek wisata tersebut.

Hal itu disampaikan perwakilan Tim Persiapan Pengadaan Tanah Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dari Pemerintah Provinsi Jateng, Endro Hudiyono. Menurutnya, keberadaan jalan tol akan mempermudah akses ke kawasan candi.

Baca Juga: Prabowo Subianto Serahkan Kendaraan Tempur Produksi Pindad kepada Kasad

Baca Juga: Penamaan Ibu Kota Negara Baru, Sejarawan UGM: Nama “Nusantara” Lebih Merujuk pada Wilayah Luar Jawa

“Tol Yogyakarta-Bawen terutama di Kabupaten Magelang, tidak mengenai Candi Borobudur, tapi justru mendekatkan akses ke kawasan Candi Borobudur. Sehingga harapannya, dengan adanya pembangunan jalan tol Yogyakarta-Bawen yang di Kabupaten Magelang itu bisa mendongkrak pariwisata di kawasan Borobudur,” kata Endro seperti dikutip TITIKTEMU.CO dari laman Pemprov Jateng.

Dalam kegiatan Konsultasi Publik Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, di Balai Desa Banyurip, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Kamis (20/1), disampaikan Borobudur merupakan destinasi wisata superprioritas, sekaligus kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN), sehingga jalan tol bukan semata-mata untuk kepentingan Candi Borobudur, tapi juga destinasi kawasan pariwisata di sekitar candi.

Baca Juga: Sabar luur...Sebentar Lagi, Lewat Jalan Tol Solo-Jogjakarta, Waktu Tempuh Solo - Yogyakarta Cuma 20 Menit

“Keberadaan tol untuk meningkatkan investasi dan pertumbuhan perekonomian bagi kabupaten penyangga di sekitar Kabupaten Magelang. Antara lain Kabupaten Semarang, Temanggung, Purworejo, Boyolali, Wonosobo, dan Kota Magelang. Jika tol ini sudah dapat dioperasikan maka perekonomian di beberapa kabupaten penyangga itu juga bisa menerima manfaat dari pembangunan jalan tol,” jelasnya.

Nantinya, kata Endro, di Kabupaten Magelang direncanakan ada dua tempat istirahat (rest area) tol Yogyakarta-Bawen. Tempat peristirahatan itu bisa menjadi etalase promosi bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Magelang, untuk menampilkan produk lokal andalan.

Sementara itu, dari pendataan Tim Persiapan Pengadaan Tanah Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Pemprov Jateng akan ada puluhan desa yang tanah kas desanya terkena proyek jalan tol.

Baca Juga: Taman Tresno Jasa Marga Kulon Progo Diresmikan

Anggota tim persiapan yang juga Kasi Pengelolaan Keuangan dan Pembinaan Aset Desa Dispermadesdukcapil Jateng  Dica Nugroho mengatakan, Jalan Tol Bawen-Yogyakarta itu akan melintasi tiga kabupaten. Yakni Kabupaten Semarang, Temanggung, dan Magelang.

Sesuai PP Nomor 19 Tahun 2021, kata Dica, sebelum pelaksanaan tukar-menukar saat ini sedang dilakukan proses perizinan gubernur untuk penggunaan tanah kas desa. Kalau sudah tahapan pelaksanaan pengadaan tanah yang meliputi pengukuran luas, akan dilakukan penilaian dan inventarisasi aset yang ada di atasnya, baik bangunan, seperti balai desa yang barangkali terkena, maupun tanaman berupa sawah atau kebun yang berstatus tanah kas desa atau bengkok desa.

Setelah keluar penilaian, barulah dilakukan proses pencarian tanah pengganti berdasarkani nilai appraisal. Nanti kalau sudah dapat tanah pengganti, dimohonkan persetujuan tukar menukar tanah kas desa kepada Gubernur Jawa Tengah. ***

Tags

Terkini