TITIKTEMU.CO, SEMARANG – Kegiatan vaksinasi Covid-19 di Jawa Tengah terus digencarkan. Hingga kini, 16.172.525 orang di Jawa Tengah, telah divaksin Covid-19.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terus menginstruksikan, agar proses vaksinasi dipercepat, untuk memperoleh kekebalan kelompok atau herd immunity.
Ganjar menyatakan hal tersebut, usai memimpin rapat penanganan Covid-19 di kantornya, Senin (25/10).
Baca Juga: 7 Tips Memilih Frame Kacamata Menyesuaikan Bentuk Wajah
Selain pemantauan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di lembaga pendidikan, Ganjar juga mengingatkan percepatan suntik vaksin.
“Kami dorong percepatan vaksin. Beberapa minggu kemarin, kita sudah bisa lebih dari 2 juta (dosis). Minggu kemarin ini, kok melorot jadi 1,9 jutaan. Sekarang vaksin kan sudah banyak, maka kita minta percepatan,” ujar Ganjar.
Menurut Ganjar, komunikasi terus dibangun baik dengan pemkab atau pemkot, terkait kebutuhan dosis vaksin. Ia juga telah membangun komunikasi untuk mendapatkan pasokan vaksin dari pemerintah pusat.
Jawa Tengah membutuhkan sekitar 6 juta dosis vaksin merek Sinovac untuk suntik dosis kedua. Selain itu, Jawa Tengah juga masih kekurangan spet suntikan untuk vaksin merek Pfizer.
“Saya titip lansia jadi prioritas. Kalau semua masyarakat bisa tersuntik, sehingga kalau aktivitas sudah nyaman dululah. Cuma, disiplin penggunaan protokol kesehatan berupa masker, kita minta diperketat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo mengatakan, angka 16 juta tersebut, merupakan orang yang telah mendapatkan vaksin dosis pertama.
Baca Juga: Masbot, Robot Ciptaan Siswa Madrasah Sragen, Raih Prestasi Internasional
Sedangkan mereka yang telah mendapatkan dosis lengkap atau tahap kedua, berjumlah 8.790.175 orang.