TITIKTEMU.CO, SOLO - Menyusul kondisi panemi Covid-19 yang terus menurun, Kota Solo menyiapkan sejumlah event kesenian menjelang akhir tahun.
Srjumlah tontonan hiburan yang akan digelar dalam waktu dekat, antara lain Solo Keroncong Festival, Pemilihan Putra-Putri Solo, dan Rock in Solo.
Semua evet akan berlangsung indoor, namun dengan pembatasan-pembatasan sesuai dengan aturan PPKM level. Saat ini, Solo PPKM level 2.
Baca Juga: Level PPKM Terkendali, Pemerintah Kembali Sesuaikan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
“Kami mulai menggelar event-event yang bisa ditonton secara langsung di lapangan. Semua event jalan terus, yang penting monitoring di lapangan,” kata Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Selasa (19/10/2021).
Gibran menambahkan bintang tamu Rock in Solo adalah grup musik metal asal Solo, Down For Life. Pasalnya, saat ini mendatangkan grup band dari luar kota apalagi luar negeri belum bisa.
“Event-event kesenian dan hiburan ini mulai digelar sepanjang Oktober sampai Desember. Ini ini event menjelang akhir tahun. Mudah-mudahan ondisi Covid-19 terus membaik,” ujarGibran.
Baca Juga: PPKM Diperpanjang (Lagi), Beberapa Daerah Turun ke Level 1. Mana Saja?
Sebelumnya, sejumlah event budaya digelar di Solo, antara lain Festival Kebudayaan Jawa pada 9-10 Oktober di nDalem Purwohamijayan, Baluwarti.
Serangkaian acara kebudayaan digelar dalam event ini, yaitu prosesi tata cara peragaan panggih pengantin, tedak sinten, tingkeban, mitoni, dan procotan.
Ditampilkan juga peragaan pakaian adat Jawa dan prajurit keraton, workshop dan lomba tata rias pengantin adat Jawa, pameran keris, pawukon, perabot pengantin, jamu, januran, lamaran, batik, sajen dan sesaji.
Baca Juga: PPKM Jawa-Bali Berlanjut, Anak-anak Boleh Nonton Bioskop dan Masuk Daerah Wisata
“Upacara-upacara adat seperti itu kan warisan leluhur. Kalau dibiarkan ya lama-lama akan hilang. Jangan sampai adat tradisi ini punah,” Kabid Pelestarian Budaya Dinas Kebudayaan Kota Surakarta, Is Purwaningsih.
Pekan sebelumnya, Solo juga menggelar Parade Prajurit Keraton Kasunanan Surakarta di halaman Kori Kamandungan, dan Srawung Batik di Kampung Batik Kauman.