joglosemar

Jogja Akan Hadirkan Kembali Keroncong Plesiran Di Hutan Pinus Sari

Senin, 18 Oktober 2021 | 18:42 WIB
Keroncong Plesiran Akan Kembali Digelar Pada 23 Oktober 2021 di Mangunan, Yogyakarta( Foto : Jogjaprov.go.id )

 

TITIKTEMU.CO, Yogyakarta -  Keroncong Plesiran akan di selenggarakan lagi d Hutan Pinus Sari, Mangunan, Yogyakarta untuk kelima kalinya pada 23 Oktober mendatang.

Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, ditemui pada Jum’at (15/10) di Gedhong Pare Anom, Yogyakarta, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan Keroncong Plesiran tersebut.

Sri Paduka juga menyebutkan pentingnya adaptasi dan inovasi agar kegiatan dapat terus berjalan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Keroncong Plesiran itu keroncong dengan genre anak muda yang dilakukan berpindah-pindah dari destinasi ke destinasi yang ada di Daerah istimewa Yogyakarta.

Baca Juga: Aroma khas Kopi Perbatasan Selatan Papua pun Mulai Mendunia

Kegiatan yang diprakarsai oleh Simphony Kerontjong Moeda digelar setiap tahun dan diperuntukkan serta ditampilkan oleh anak muda. Karena sudah punya fans anak-anak muda seluruh Indonesia.

Singgih Raharjo, Kepala Dinas Pariwisata DIY, menyebutkan acara ini akan menjadi uji coba penerapan protokol kesehatan.

Penonton yang ingin menikmati Keroncong Plesiran diwajibkan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu melalui aplikasi Visiting Jogja yang terintegrasi dengan Peduli Lindungi.

Pembayaran juga dilakukan secara cashless untuk mengurangi risiko penyebaran virus Covid-19.

“Keroncong Plesiran yang kelima nanti tanggal 23 Oktober di panggung terbuka Pinus Sari dengan konsep melakukan full protokol kesehatan. Dari mulai penontonnya harus melakukan reservasi pembayaran secara cashless yang ter-skrining dengan aplikasi Peduli Lindungi,” ungkap Singgih

Baca Juga: Tiket.com Tebar Diskon Bagi Civitas Akademika UGM, Cekidot !!

Pengunjung event ini juga dibatasi sebanyak 200 orang saja. kegiatan ini akan menjadi contoh bagi pelaksanaan event dengan penerapan protokol kesehatan yang lengkap.

Selain penonton yang dibatasi dan di-skrining melalui aplikasi, destinasi wisata yang menjadi lokasi penyelenggaraan telah memiliki sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability).

Halaman:

Tags

Terkini