joglosemar

Angka Covid-19 Turun, Denmark Dukung Pemkot Semarang Kerja Sama Energi dan Lingkungan

Rabu, 22 September 2021 | 22:52 WIB
Paska Angka Covid-19 Turun, Denmark Dukung Pemkot Semarang Kerja Sama Energi dan Lingkungan. (pic. humas pemkot semarang)

TITIKTEMU.CO SEMARANG - Duta Besar (dubes) Denmark untuk Indonesia, Lars Bo Larsen berkunjung ke ibu kota provinsi Jawa Tengah untuk bertemu dengan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Rabu (22/9).

Datang bersama wakil dubes, Soren Bindesboll, Larsen berkunjung  guna mendukung pembangunan kembali Kota Semarang, pasca melewati masa-masa genting pandemi covid-19.

Di kantor wali kota, Larsen mewakili pemerintah Denmark menawarkan sejumlah dukungan kerja sama, secara khusus dalam memberikan solusi terhadap kebutuhan energi dan permasalahan lingkungan.

Baca Juga: Makin Aman Makin Smart, Ronda Online Lewat Puluhan Ribu CCTV di Kota Semarang

Baca Juga: Berada di PPKM Level 2 Dan Angka Positif Melandai, Bantuan Covid-19 Tetap Mengalir Ke Kota Semarang

Larsen menekankan dengan adanya dukungan yang diberikan oleh Denmark, diharapkan Kota Semarang dapat lebih cepat melakukan pemulihan ekonomi setelah dihantam pandemik.

"Kami ingin mendengar kerja sama apa saja yang bisa dibina dengan Pemerintah Kota Semarang, terkhusus yang berkaitan dengan energi dan lingkungan," tutur Larsen kepada Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi.

"Juga  ingin berbicara tentang ekonomi sirkular dalam membangun kembali perekenomian masyarakat Kota Semarang setelah pandemi, untuk meningkatkan kesempatan kerja dan pertumbuhan ekonomi," tambahnya.

Baca Juga: Dua Desa Tematik di Kota Semarang Raih Penghargaan Trisakti Tourism Award 2021

Hendi menyambut baik adanya perhatian yang diberikan Pemerintah Denmark  terhadap Kota Semarang.

Dia pun terbuka terhadap dukungan yang akan diberikan, antara lain dalam penguatan sistem mitigasi bencana seperti kebakaran, juga pengolahan sampah menjadi energi terbarukan.

"Kota Semarang ini merupakan wilayah tropis yang panas pada saat musim kemarau. Karena kondisi panas itu, dalam data kami ada potensi terjadinya kasus kebakaran pada musim kemarau di Kota Semarang," buka Hendi.

"Untuk itu salah satu yang kami tertarik adalah terkait sistem pemadaman kebakaran yang dimiliki bapak duta besar," imbuhnya.

Baca Juga: Semarang Jadi Trending Topic, Wali Kota Ingatkan Pentingnya Penghijauan

Halaman:

Tags

Terkini