joglosemar

Program Jogo Kaliku Sipatin, Tradisi Baru yang Harus Dilakoni Pasangan Pengantin di Kulon Progo

Kamis, 16 September 2021 | 17:50 WIB
Sejumlah pasangan calon pengantin menebar benih ikan di Waduk Sermo, Kulon Progo, Yogyakarta, Kamis (9/9) dalam program Program Jogo Kaliku Sipatin. (pic. kulonprogokab.go.id)

TITIKTEMU.CO KULON PROGO - Berbeda dari biasanya, pemandangan di pinggir Waduk Sermo Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta,  Kamis (9/9) pagi terlihat sejumlah pasang calon pengantin berjajar rapi di tepi waduk.

Mereka masing-masing memegang plastik berisi benih ikan air tawar hidup.  Kemudian melepaskan benih ikan dalam plastik itu ke waduk.

Sejumlah pasangan calon pengantin  tebar benih ikan di Waduk Sermo Kokap sebagai wujud menjaga komitmen warga serta melindungi kelestarian alam.

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kulon Progo bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kulon Progo, menjadi pemrakarsa kegiatan pernikahan unik itu.

Baca Juga: Yes! Kereta Api Bandara YIA Diresmikan, Yogyakarta-Kulonprogo Hanya 40 Menit

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kulon Progo, Sudarna, sebagaimana tertulis dalam laman resmi Pemkab Kulonprogo, menyatakan kegiatan merupakan inovasi dua instansi, yang sudah disiapkan sejak pertengahan Agustus 2021 lalu.

Nama kegiatan itu adalah Jogo Kaliku Sipatin, yang merupakan singkatan dari Jaga Komitmen Warga Kulon Progo, untuk Kelestarian Alam Lingkungan Ikan Kulon Progo, dengan Sedekah Ikan Pasangan Pengantin.

"Program ini merupakan suatu upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan menebar benih ikan dengan sasaran peserta calon pengantin di Kulon Progo," terang Sudarna.

Baca Juga: Penghulu Viral, Simak Nasehatnya yang Kocak untuk Pengantin Baru

Konsep kegiatan tebar benih hanya bersifat sedekah tidak ada patokan kuota yang mengikat, disesuaikandengan kemampuan masing-masing calon pengantin.

Namun DKP  Kulonprogo, memberikan batasan-batasan tentang jenis ikan yang boleh dan tidak untuk dilepas liarkan guna menjaga ekosistem.

"Yang terpenting kesadaran masyarakat melengkapi hubungan yang baik antara manusia dengan alam sesuai dengan kemampuan masing-masing," tambah Sudarna.

Sementara itu Kepala Kemenag Kulon Progo  Wahib Jamil, menyampaikan program  Jogo Kaliku Sipatin merupakan salah satu wujud implementasi beragama dalam kehidupan sehari-hari sekaligus ikut andil dalam komitmen berbangsa dan bernegara dengan menjaga kelestarian alam.

Sedekah perbuatan amal seperti dalam ajaran Islam dan akan abadi sepanjang terus memberi manfaat bagi warga dan masyarakat luas.

Halaman:

Tags

Terkini