internasional

Ketahui Efek Gas Air Mata dari Pelatihan Marinir AS: Mata, Hidung, Tenggorokan Terbakar!

Minggu, 9 Oktober 2022 | 15:45 WIB
Ketahui Efek Gas Air Mata dari Pelatihan Marinir AS (Twitter: @BusinessInsider)

TITIKTEMU.CO - Gas air mata disinggung sebagai penyebab dalam Tragedi Kanjuruhan. Para penonton Arema vs Persebaya itu terinjak dan terdesak oleh kerumunan lain saat berusaha keluar stadion. Mereka menghindari gas air mata yang ditembakkan oleh aparat. Sejauh ini, Polisi telah menetapkan sebanyak 6 tersangka dalam tragedi tersebut.

Berkaitan dengan gas air mata, terdapat pelatihan Pertahanan CBRN (chemical, biological, radioactive, or nuclear) atau Kimia, Biologi, Radioaktif dan Nuklir yang dilakukan tim Marinir Amerika Serikat. Pelatihan tersebut berlangsung di Parris Island, Carolina Selatan. Mereka mengajarkan anggota baru agar tetap tenang meski sedang dalam keadaan darurat.

Baca Juga: Polisi selidiki temuan botol miras di Stadion Kanjuruhan dan misteri kesaksian bakul dawet

Melansir dari Business Insider, terlihat para anggota Marinir AS sedang berada dalam ruangan yang diberik gas air mata. Para anggota tersebut telah dipersiapkan dengan menggunakan pakaian lengkap dan masker. Mereka akan menghirup CS gas atau yang lebih dikenal sebagai tear gas atau gas air mata.

Pengalaman ini bertujuan untuk mempersiapkan mereka saat menghadapi ancaman gas air mata. Persiapan itu meliputi baik persiapan mental maupun perlengkapan yang dibutuhkan seperti masker yang sesuai standard dan peralatan lainnya.

Sebelum memasuki ruangan pelatihan, para calon anggota diminta memakai masker khusus. Mereka juga diperiksa terkait bagaimana mengenakannya dan bagaimana melepaskannya.

Baca Juga: Pelaku anarkis di luar Stadion Kanjuruhan tetap akan ditindak, lebih baik menyerahkan diri saja ke polisi!

Kemudian, para anggota mulai memasuki ruangan gas. Mereka terlihat berdiri di sisi-sisi ruangan.

Pertama, intruktur akan membakar tablet CS yang akan menimbulkan uap gas air mata. Udara pun dengan cepat menyebarkannya dan memberi efek yang sangat cepat terasa.

Para anggota terlihat membuka perekat masker dengan jari agar gas sedikit masuk. Gas pun dengan cepat memasuki masker dan memberikan rasa sakit pada hidung dan mata.

Ketika terkena gas air mata, instruktur berkata rasanya seperti udara menyerangmu. Ia memberikan tips jika yang terkena gas air mata, maka harus tetap tenang dan rileks serta mendengarkan instruksinya.

Baca Juga: Serba Serbi Pasca Tragedi Kanjuruhan: Sorotan Media Internasional Hingga Keputusan FIFA

Selanjutnya, terlihat para anggota melakukan sedikit pemanasan agar lebih tenang. Pemanasan tersebut berupa menggerakkan kepala ke kanan ke kiri dan membungkukkan badan.

Setelah memasuki ruangan gas selama 5 menit, mereka keluar. Efek terbakar gas masih terasa hingga sekitar20 menit kemudian.

Halaman:

Tags

Terkini