internasional

Bandara Narita Jepang Ditutup Gara-gara Kura-kura ‘Santuy’ Nyeberang Landasan Pacu

Selasa, 28 September 2021 | 05:55 WIB
Kura-kura yang ditangkap setelah menyeberang landasan pacu dan foto representatif pesawat berlogo penyu yang ikut kena imbas bandara Narita ditutup. (World of Buzz/Foto: NHK & The Mainichi)

TITIKTEMU.CO - Bandara Narita Jepang terpaksa menutup salah satu landasan pacunya selama sekitar 12 menit setelah seekor penyu terlihat dengan santai berjalan di landasan pacu.

Kejadiannya Jumat (24/9) lalu. Seperti diberitakan World of Buzz yang melansir The Mainichi, seorang pilot akan take off dari landasan sepanjang 4 km melihat hewan itu sekitar pukul 11.35 pagi dan memberi tahu menara kontrol.

Narita International Airport Corporation kemudian memutuskan untuk menutup landasan pacu selama 12 menit untuk memastikan keselamatan penerbangan dan melakukan pemeriksaan, serta membawa penyu ke tempat yang aman.

Baca Juga: Ya Ampun Gede Banget! Penampakan Raksasa Penjelajah Samudera di Pantai Paloh Kalimantan Barat

Penutupan landasan pacu menyebabkan lima penerbangan tertunda hingga 15 menit. Lebih lanjut, menurut kantor Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Bandara Narita, kelima pesawat tersebut termasuk pesawat All Nippon Airways (NAA) yang bergambar penyu di atasnya.

World of Buzz menulis: Apakah ini hanya kebetulan atau konspirasi reptil? (Foto: The Mainichi)

Penyu itu diselamatkan oleh pekerja dari sebuah perusahaan afiliasi dari bagian tengah landasan menggunakan jaring.

Menurut pengelola Bandara Narita, kura-kura tersebut memiliki panjang sekitar 30 cm dan berat hanya 2,1 kg dan diyakini bahwa reptil tersebut berjalan dari kolam retensi terdekat.

Kura-kura yang ditangkap menyeberang landasan pacu bandara Narita. (Foto: NHK)

Baca Juga: Pria di India Ngotot Ingin Bercerai Gara-gara Istrinya Jarang Mandi

Berdasarkan laporan kantor berita Jepang NHK, Narita International Airport Corporation saat ini sedang mencari tahu jenis kura-kura itu untuk menentukan apakah bisa ditempatkan di habitat alami.***

Tags

Terkini