Umar Nurmagomedov datang dengan motivasi besar setelah berhasil bangkit dari kekalahan dalam perebutan gelar melawan Merab Dvalishvili.
Petarung Rusia tersebut kemudian mencatat dua kemenangan beruntun. Ia mengalahkan Mario Bautista pada UFC 321 dan kembali meraih kemenangan atas Deiveson Figueiredo di UFC 324.
Rentetan kemenangan tersebut membuat Umar kembali berada dalam persaingan papan atas divisi bantamweight.
Baca Juga: Kebakaran Gunung Semeru Meluas, Kabut Asap Tebal Mulai Menyelimuti Ranu Kumbolo
Song Yadong Siap Tampil di Hadapan Publik Tiongkok
Song Yadong juga memiliki modal positif menjelang pertarungan melawan Umar.
Petarung asal China tersebut sempat mengalami kekalahan dari Sean O'Malley. Namun, hasil tersebut tidak membuatnya kehilangan momentum.
Song kemudian bangkit dengan penampilan impresif ketika menghadapi Deiveson Figueiredo pada Mei. Ia berhasil menghentikan Figueiredo pada ronde kedua.
Pertandingan melawan Umar juga menjadi momen spesial karena Song kembali tampil di hadapan publik Tiongkok.
Ia terakhir kali bertarung di tanah kelahirannya pada 2018. Karena itu, laga UFC Shanghai 2026 memiliki nilai emosional sekaligus penting bagi perjalanan kariernya.
Perebutan Posisi Menuju Gelar Juara
Duel Umar Nurmagomedov vs Song Yadong bukan sekadar pertarungan biasa.
Keduanya memiliki target yang sama, yakni memenangkan pertarungan untuk memperkuat posisi di jajaran penantang gelar bantamweight.
Umar memiliki keunggulan pengalaman di level persaingan papan atas. Sementara Song mendapat keuntungan dari dukungan penonton tuan rumah dan motivasi untuk kembali menunjukkan kualitasnya di depan publik sendiri.