internasional

Dampak Krisis Selat Hormuz: Tarif Melintas di Terusan Panama Tembus Rp 68 Miliar!

Minggu, 26 April 2026 | 21:05 WIB
Ilustrasi tarif melintas Terusan Panama melonjak hingga Rp 68 miliar. (Pinterest )

TITIKTEMU.CO - Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah ternyata tidak hanya berdampak pada keamanan regional, tetapi juga memicu efek domino pada jalur perdagangan dunia.

Salah satunya terlihat dari lonjakan drastis biaya melintas di Terusan Panama setelah situasi memanas di Selat Hormuz yang menjadi jalur vital distribusi energi global.

Salah satu contoh paling mencolok terjadi ketika sebuah kapal pengangkut gas alam cair atau LNG bersedia membayar hingga 4 juta dolar AS, setara sekitar Rp 68 miliar, hanya untuk mendapatkan prioritas melintas tanpa harus menunggu antrean panjang yang kini bisa mencapai lima hari.

Langkah mahal ini dianggap sebagai strategi bisnis yang masuk akal di tengah ketidakpastian pasokan energi global.

Baca Juga: 60 Persen Orang Tua Merasa Bersalah Soal Screen Time Anak, Kamu Juga Mengalaminya?

Sistem Lelang yang Menentukan Siapa Melintas Lebih Dulu

Pengaturan lalu lintas kapal di Terusan Panama sebenarnya sudah memiliki sistem pemesanan yang cukup ketat.

Kapal-kapal biasanya harus melakukan reservasi jauh hari sebelum kedatangan agar dapat melintas sesuai jadwal.

Namun bagi kapal yang tidak memiliki slot pemesanan, satu-satunya cara untuk mempercepat perjalanan adalah dengan mengikuti lelang slot transit menit terakhir.

Dalam sistem ini, perusahaan pelayaran dapat menawar harga tertentu untuk mendapatkan prioritas.

Sebelum krisis terbaru terjadi, harga rata-rata dalam lelang tersebut berkisar sekitar 130.000 dolar AS atau sekitar Rp 2,2 miliar.

Namun sejak ketegangan geopolitik meningkat, angka tersebut melonjak drastis hingga 385.000 dolar AS atau sekitar Rp 6,6 miliar, bahkan dalam kasus ekstrem mencapai jutaan dolar.

Lonjakan tajam ini mencerminkan betapa pentingnya waktu dalam industri pelayaran global.

Dampak Serangan AS-Israel terhadap Iran

Halaman:

Tags

Terkini