Bukan Nominasi Nobel Pertama untuk Trump
Ini bukan kali pertama Trump mendapat dukungan untuk menjadi kandidat Nobel.
Sebelumnya, pemerintah Pakistan juga pernah mengajukan nama Trump untuk Nobel Perdamaian.
Hal itu terkait peran aktifnya dalam meredakan ketegangan antara Pakistan dan India beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Cek Jadwal KRL Jogja–Solo 8–10 Juli 2025, Lengkap dari Stasiun Tugu hingga Palur
Dukungan Netanyahu Juga Terkait Konflik Iran
Alasan Netanyahu sendiri disebut sejalan dengan kepentingan Israel di kawasan.
Trump dinilai berperan penting mendukung kampanye militer Israel melawan Iran dalam konflik 12 hari yang terjadi pada Juni lalu.
Setelah melancarkan serangan ke sejumlah target strategis di Iran, Trump dianggap berhasil membantu tercapainya gencatan senjata yang masih bertahan hingga sekarang.
Gencatan Senjata Buka Jalan Diplomasi Nuklir
Gencatan senjata tersebut bukan hanya meredam konflik, tetapi juga dianggap membuka peluang diplomasi.
Diharapkan, tekanan internasional dapat mendorong Iran kembali ke meja perundingan untuk membicarakan isu sensitif seperti program nuklir mereka.
Peluang Trump untuk Masuk Daftar Calon Nobel 2025
Dengan dukungan resmi dari dua negara besar seperti Israel dan Pakistan, peluang Trump untuk benar-benar masuk dalam daftar calon penerima Hadiah Nobel Perdamaian tahun ini kian besar.
Meski demikian, keputusan akhir tetap menjadi wewenang penuh Komite Nobel di Oslo.