internasional

Serangan Israel ke Iran Tewaskan Tokoh Kunci, Iran Kibarkan Bendera Merah Apa Artinya?

Minggu, 15 Juni 2025 | 06:30 WIB
Foto bendera Iran/ Islamic Republic of Iran. (X/IRIran_Military)

TITIKTEMU.CO - Pada Jumat dini hari, 13 Juni 2025, militer Israel meluncurkan serangan udara mendadak ke wilayah Iran. Serangan ini menargetkan beberapa titik strategis, termasuk fasilitas nuklir utama.

Akibatnya, sejumlah tokoh penting Iran menjadi korban, termasuk ilmuwan nuklir dan komandan senior militer.

Serangan ini bukan hanya menghancurkan instalasi militer dan nuklir, tapi juga menimbulkan korban dari kalangan warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.

Hal ini memicu kemarahan luas di seluruh negeri.

Baca Juga: Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Tak Ada Perundingan Rahasia RI-Israel Terkait OECD

Iran Kibarkan Bendera Merah, Simbol Seruan Balas Dendam

Tak lama setelah serangan tersebut, Iran merespons dengan mengibarkan bendera merah di atas Masjid Jamkaran di Qom, yang dikenal sebagai simbol dalam tradisi Syiah untuk menyerukan keadilan dan pembalasan.

Menurut laporan dari Press TV, pengibaran bendera merah terjadi beberapa jam setelah jet tempur Israel menghantam target-target penting milik Iran.

Kota Qom, yang berjarak sekitar 140 km dari Teheran, merupakan pusat spiritual Syiah dan tempat suci yang sangat dihormati oleh rakyat Iran.

Massa Unjuk Rasa di Qom: Anti-Israel dan Solidaritas

Baca Juga: Ketegangan Membayangi: Israel Tak Kirim Pejabat Tinggi di Pemakaman Paus Fransiskus

Pengibaran bendera merah memicu reaksi emosional dari masyarakat.

Ratusan warga turun ke jalan di sekitar Masjid Jamkaran, meneriakkan slogan-slogan anti-Israel dan mengibarkan bendera nasional Iran sebagai bentuk solidaritas dan kemarahan atas serangan tersebut.

Aksi ini menjadi pertanda bahwa rakyat Iran tidak akan tinggal diam dan siap mendukung langkah-langkah lanjutan dari pemerintah dan militer.

Halaman:

Tags

Terkini