Wah, RTi Bertahan Siaran di Indonesia Selama 67 Tahun

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Minggu, 4 Juni 2023 | 21:58 WIB
 Eddy Setiawan (Kanan) berbagi pengalaman mendengarkan radio lebih dari 50 tahun dan lebih menyukai gaya otentik saat menangkap siaran melalui radio gelombang SW, ditemani oleh penyiar Rti, Amina Tjandra (TETO)
Eddy Setiawan (Kanan) berbagi pengalaman mendengarkan radio lebih dari 50 tahun dan lebih menyukai gaya otentik saat menangkap siaran melalui radio gelombang SW, ditemani oleh penyiar Rti, Amina Tjandra (TETO)

TITIKTEMU.CO. Radio Taiwan Internasional (Rti)  menyelenggarakan  Temu Pendengar di Jakarta, Minggu hari ini (4/6). Ini adalah ajang kedua bagi Rti menggelar pertemuan fisik dengan para pendengarnya di Indonesia untuk memperingati 67 tahun bersiaran.

Semenjak tahun 1957, Rti telah meluncurkan program radio berbahasa Indonesia. Pelayanan dari RTISI sendiri telah memasuki tahun ke 67. Selain menyampaikan informasi terkini perihal Taiwan melalui siaran gelombang SW, RTISI juga terus berinovasi menggunakan layanan internet dan media sosial untuk memperluas jangkauannya, misal melalui Facebook, aplikasi seluler dan podcast.

Chairperson Rti, Cheryl Lai menekankan, di saat situasi dunia internasional tengah bergejolak, maka cara terbaik untuk menjaga perdamaian adalah dengan menjalin komunikasi antar sesama manusia. Ia juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pendengar Indonesia atas dukungan dan antusias mereka selama ini.

Cheryl Lai  berharap melalui program multibahasa yang dimiliki Rti, bisa merekatkan hubungan emosional antar umat manusia, guna menciptakan perdamaian.

Baca Juga: KPID Jateng Larang dan Batasi 61 Judul Lagu ini Diputar di Radio! Ada Lagunya Didi Kempot & Nella Kharisma...

“Stasiun Rti sudah seharusnya menyebarkan suara perdamaian. Ada banyak tempat di dunia saat ini yang mulai kehilangan rasa perdamaian. Namun demikian, perdamaian dapat tercipta kembali melalui pertukaran yang menghubungkan emosional antar umat manusia.” kata Cheryl Lai.

Sekretaris Utama Taipei Economic and Trade Office, Yang Chun Yeh,  juga sangat terkesan dengan antusiasme para pendengar di Indonesia. Ia sangat menantikan kesempatan bagi para pendengar Indonesia untuk mengunjungi Taiwan, serta melihat Taiwan secara langsung. Yang Chun Yeh menuturkan, para pendengar tersebut sudah mendengar bagaimana kisah tentang Taiwan diceritakan melalui program yang disiarkan Rti. Jika mereka ingin bertandang ke Taiwan, maka TETO di lain pihak akan  memberikan layanan dan bantuan maksimalnya.

Di penghujung acara Temu Pendengar hari ini, penyiar Rti Siaran Indonesia (RTISI), meliputi Tony Thamsir, Farini Anwar dan Amina Tjandra , mengajak seluruh peserta untuk bernyanyi bersama.



Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: TETO

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X