Wine Coffee atawa Kopi Wine Halal Dikonsumsi? Simak Penjelasan Rinci LPPOM MUI

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Jumat, 30 September 2022 | 17:37 WIB
Wine coffee alias kopi wine. (pic. lppom mui)
Wine coffee alias kopi wine. (pic. lppom mui)

TITITKTEMU. CO JAKARTA - Dalam syariat Islam sudah jelas wine termasuk minuman yang haram dikonsumsi karena memabukkan.

Seperti diketahui wine adalah minuman beralkohol yang terbuat dari fermentasi buah anggur. Sedangkan kopi adalah bahan baku minuman yang berasal dari tanaman. Jika tidak dicampur dengan bahan lain yang haram, kopi tentu saja halal dikonsumsi.

Baca Juga: Fantastis! Ini Dia Sumber Kekayaan Lesti Kejora. Woow! Sekali Mentas Dibayar Ratusan Juta Rupiah!

Baca Juga: Ini Nasihat Ustadz Maulana di Pernikahan Lesti-Rizki Billar, Tidak Boleh Memukul, Masih Ingatkah?

Lantas, bagaimana dengan wine coffee, atau kopi wine yang kini semakin dikenal masyarakat?

Istilah wine coffee kini semakin dikenal masyarakat seiring dengan merebaknya kedai kopi di berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga: Mahasiswi Cantik Jurusan Arsitek Ini Sabet Juara 1 Lomba Karya Ilmiah Nasional

Mengingat namanya yang identik atau mirip dengan minuman yang memabukkan, lantas timbul pertanyaan, halalkah wine coffee dikonsumsi? 

Mustika Treisna Yuliandri, dalam ulasannya di ottencoffee.co.id mengungkapkan, sebenarnya wine coffee bukanlah sesuatu yang baru di industri kopi.

Wine coffee adalah jenis kopi yang proses penanganannya menghasilkan cita rasa unik menyerupai aroma wine. “Wine coffee juga bisa disebut dengan coffee fermented atau kopi yang mengalami proses fermentasi sebelum menjadi biji kopi,” tulisnya.

Baca Juga: 7 Tempat Makan Enak di Malang, Nomor 3 Legendaris

Menurut Triesna, kopi yang baik untuk diproses menjadi wine coffee adalah kopi yang ditanam di atas ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut (mdpl). Semakin tinggi kopi ditanam, maka akan semakin banyak getahnya. Adapun biji kopinya bisa menggunakan jenis apa saja.

Proses fermentasi dilakukan terhadap kopi yang sudah matang dan berwarna merah. Biji kopi yang belum dikupas akan disimpan di tempat khusus.

Fermentasi dan penjemuran dilakukan berulang-ulang sampai kopi terlihat kering dan matang. Proses ini memakan waktu 30 hingga 60 hari, ditandai dengan kopi menebarkan aroma seperti alkohol atau wine.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: LPPOM MUI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB
X