7 Cara Mudah Menguangkan, Monetize Channel YouTube Anda

photo author
Abed Nego Afriadi, TitikTemu.co
- Minggu, 28 November 2021 | 11:27 WIB
Logo YouTube (Freepik)
Logo YouTube (Freepik)
TITIKTEMU.CO - Salah satu alasan membuat channel YouTube adalah mendapatkan penghasilan baik secara offline maupun online.
 
Pendapatan offline diperoleh melalui endorsment sedangkan pendapatan online diperoleh melalui google adsense.
 
Terbukanya peluang mendapatkan penghasilan dari YouTube ini membuat sebagian artis berbondong-bondong membuat channel. Terlebih di tengah pandemi di mana banyak event dan acara televisi tiarap. 
 
 
Lantas, bagaimanakah cara mendapatkan penghasilan dari YouTube secara online atau istilahnya monetize atau Monetasi? Nah, ini dia 7 tahapan Monetasi yang wajib diketahui Youtuber pemula yang kami kutip dari berbagai sumber terpercaya :
 
1. Mencari Subscriber
Salah satu syarat channel dapat dimonetasi adalah mencapai 1000 subscriber. Sejumlah Youtuber melakukan berbagai cara untuk mencapai target jumlah subscriber.
 
Di antaranya adalah konsisten dengan tema, rajin membagikan link yang sudah terpublish, serta mengadakan kegiatan yang melibatkan peserta untuk subscribe channel Anda.
 
2. Menambah jam tonton
Jam tonton yang dimaksud adalah seberapa lama penonton menyaksikan konten video yang dibuat Youtuber. Di sini YouTube mewajibkan 4000 jam tonton. 
 
Maka seperti yang ditulis di artikel sebelumnya, kualitas video dan panjangnya durasi sangat menentukan target jam tonton.
 
Hal ini juga kerap menjebak YouTuber pemula yang membuat konten yang asal panjang tanpa mempertimbangkan kualitas konten. Bukannya jam tonton bertambah, tapi malah konten diskip penonton lantaran menjenuhkan.
 
3. Mengaktifkan Monetasi
Untuk melihat apakah channel Anda sudah layak dimonetasi adalah dengan membuka YouTube studio, atau link di bawah ini :
 
https://studio.youtube.com/channel/UC/monetization
 
Setelah mencapai 1000 subscriber dan 4000 jam tonton, channel bakal mendapatkan notifikasi bahwa channel sudah dapat dimonetasi. Setelah itu cek masing-masing video dengan mengklik tanda aktifkan Monetasi yang bertanda simbol $. 
 
Jika sudah berwarna hijau, berarti video Anda sudah menayangkan iklan google adsense.
 
Pastikan konten yang Anda unggah tidak melanggar hak cipta, baik itu duplikasi video maupun audio yang berhak cipta.
 
4. Hubungkan dengan Akun Google Adsense
Cara menghubungkan channel YouTube dengan google adsense cukup mudah, yakni dengan masuk ke YouTube studio, lalu pilih tab monetisasi pada bagian sebelah kiri, baru kemudian klik "mulai' pada kartu daftar Google Adsense. 
 
Melalui YouTube Studio itu pula dapat dipantau pemasukan harian dari iklan yang tayang di channel Anda. 
 
5. Dapatkan PIN rahasia
Jika sudah mencapai ambang batas sekitar 10$, Anda perlu kembali memeriksa setelan akun Google Anda. Isilah nama lengkap dan alamat rumah Anda dengan tepat karena akan mendapatkan surat resmi dari Google Adsense yang berisi PIN rahasia.
 
Bukalah surat tersebut kemudian isilah PIN rahasia ini di akun Google Adsense Anda. 
 
6. Cantumkan Nomor Rekening Bank
Sejak tahun 2020, pemilik akun Google Adsense cukup menunggu kiriman penghasilan melalui rekening bank. Ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang harus mencairkannya melalui layanan Western Union di kantor pos.
 
7. Waktu yang Tepat saat Penghasilan Cair
Penghasilan dari iklan yang tayang di channel YouTube akan cair jika pendapatan sudah memenuhi ambang batas minimal, yakni 100$ atau setara dengan Rp 1.300.000,-.
 
Akan ada notifikasi melalui email bahwa penghasilan tersebut sudah dikirimkan ke rekening bank yang Anda cantumkan. Biasanya, penghasilan tersebut akan cair antara tanggal 21-25. 
 
Ya, demikian tadi cara menguangkan channel YouTube Anda secara online. Butuh kreativitas, konsistensi, kerja keras nan cerdas, serta kesabaran karena mengingat peraturan dari Google bahkan YouTube yang seringkali berubah-ubah. ***
 
   
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: dari Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB
X