Ini 7 Mitos dan Fakta Tentang Keperawanan, Jangan Salah Lagi Ya

photo author
Ganug Nugroho Adi, TitikTemu.co
- Kamis, 2 September 2021 | 08:30 WIB
Ilustrasi (Freepik)
Ilustrasi (Freepik)

TITIKTEMU.CO

Banyak sekali mitos yang salah kaprah tentang keperawanan. Salah satu mitos yang populer itu  tentang selaput dara yang robek, dan darah keluar saat malam pertama. Padahal, secara ilmiah hal ini sulit dibuktikan kebenaranannya.

Ingat, keperawanan seorang perempuan tidak bisa selalu dihubungkan dengan selaput dara. Apalagi hanya dari darah yang keluar saat malam pertama. Banyak fakta lain yang lebih penting untuk diketahui mengenai selaput dara.

Nah, biar tidak salah lagi, coba simak fakta dan mitos tentang keperawanan berikut ini:

Baca Juga: Hadapi Pandemi, Ini 7 MakananSehat untuk Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Selaput dara rapat artinya masih perawan

Selaput dara itu tidak benar-benar tertutup. Dalam kondisi normal, selaput dara memiliki lubang berbentuk seperti bulan sabit. Selaput dara yang terlalu rapat bisa jadi menandakan adanya kelainan.

Pasalnya, selaput dara yang tertutup seluruhnya justru bagi keluarnya darah menstruasi. Kondisi seperti ini biasanya membuat perempuan sakit punggung dan perut.

Pertama kali berhubungan seks pasti berdarah

Ini adalah mitos. Jelas ini adalah mitos. Tidak semua perempuan pasti berdarah saat melakukan hubungan di malam pertama. Mitos ini harus diluruskan.

Perdarahan bisa saja terjadi, namun ini hanya terjadi pada wanita yang bukaan selaput daranya terlalu kecil. Selaput dara merupakan organ elastis sehingga meski ada penetrasi ke kemaluan, bisa saja tidak robek dan berdarah.

Baca Juga: Awas, Salah Olah Bahan Makanan Bisa Membuat Keracunan

Selaput dara robek saat berhubungan seksual artinya sudah tidak perawan

Ini adalah fakta. Ya, seorang perempuan sudah tidak perawan jika pernah berhubungan intim. Namun, jangan dibalik bahwa perempuan yang selaput daranya berarti sudah tiodak perawan. Sebab, bisa jadi selaput dara robek akibat aktivitas fisik, misalnya olahraga.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ganug Nugroho Adi

Tags

Rekomendasi

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB
X