gaya-hidup

Belangkon penutup kepala khas pria Jawa, punya arti filosofi mendalam. Simak variasi sesuai daerah asalnya!

Minggu, 13 November 2022 | 16:55 WIB
Bebera jenis belangkon berdasar daerah asalnya di Jawa Tengah. (pic. fb karantina pertanian cilacap)

TITIKTEMU.CO CILACAP - Belangkon tentu sudah tidak asing lagi bagi orang Jawa. Belangkon merupakan penutup atau ikat kepala pria dalam tradisi busana Jawa.

Dulu cara mengenakannya tidak sepraktis sekarang. Namun harus melalui proses pengikatan dan berpola sesuai bentuk kepala.

Baca Juga: Hati-Hati Ini 3 Ancaman Pemilik Sifat Sombong dalam Islam, Dibenci Hingga Tidak Lagi Dihiraukan oleh Allah SWT

Baca Juga: Jaga kondusivitas keamanan KTT G20, sidang Kasus Sambo ditunda. Ini jadwal persidangan yang baru

Sekarang kain polos atau motif batik itu dilipat, dililit, dan dijahit sehingga membentuk topi yang dapat dikenakan langsung.

Tak hanya sebagai penutup kepala saja, ternyata belangkon memiliki arti filosofi mendalam, sebagai wujud penjaga harga diri penggunanya.

Baca Juga: Karim Benzema dan Raphael Varane Masuk Skuad Prancis di PIALA DUNIA QATAR 2022 Meski Belum Fit 100 Persen

Zaman dahulu banyak pria yang memanjangkan rambutnya, mereka selalu mengikat dengan kain atau menggulung rapi ke belakang kepala kemudian disembunyikanlah dalam belangkon.

Rambut hanya boleh terurai saat berada di rumah. Jika tidak, rambut terurai bisa diartikan sedang berada dalam perkelahian karena menunjukkan emosi yang meluap.

Jadi belangkon merupakan sikap dari pengendalian diri. Tidak jelas kapan dan bagaimana asal muasal pria Jawa memakainya.

Baca Juga: Hasil LIGA INGGRIS Mathday 16: Kekalahan Mengejutkan Manchester City, dan Kemenangan Tim Papan Lainnya

Variasi belangkon Jawa ditentukan oleh wilayahnya lho! Dari gaya Yogyakarta, Surakarta, Banyumas, Purbalingga, dan masih banyak lagi daerah di Pulau Jawa yang memiliki khas tersendiri.

Banyumas memiliki belangkon dengan model Wiratmadja dan Ginoan. Purbalingga memiliki model yang disebut Belangkon Soedirman mewakili Pahlawan Jenderal Soedirman yang lahir di Purbalingga.

Di Galeri Batik Hadipriyanto Banyumas, misalnya ada sejumlah belangkon berbagai gaya dan motif ada di sini.

Halaman:

Tags

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB