Namun jika privasi, ketenangan, dan kebebasan mengatur ruang hidup adalah prioritas utama, tinggal sendiri mungkin akan terasa lebih nyaman meski biayanya lebih tinggi.
Pada akhirnya, co-living bukan sekadar cara untuk menghemat uang. Ini adalah pilihan gaya hidup yang membawa konsekuensi sosial, emosional, dan finansial sekaligus. Semakin memahami sisi terang dan gelapnya sejak awal, semakin kecil kemungkinan kamu merasa kecewa setelah pindah.
- co-living
- perantau muda
- biaya hidup
- sewa kamar
- hunian bersama