TITIKTEMU.CO-Menjadi orang dewasa dulu identik dengan memiliki pekerjaan tetap, rumah impian, dan tabungan yang terus bertambah.
Kini, banyak orang merasa kenyataan hidup jauh lebih rumit dari gambaran tersebut.
Di Indonesia, semakin banyak individu usia produktif yang masuk dalam kelompok yang disebut sandwich generation.
Baca Juga: Borderland Burnout: Ketika Rumah Berubah Jadi Kantor yang Menjajah Waktu Istirahatmu
Istilah ini merujuk pada mereka yang harus menanggung kebutuhan orang tua sekaligus membiayai anak-anaknya.
Posisinya seperti isi sandwich yang terjepit di tengah.
Di satu sisi ada orang tua yang membutuhkan dukungan finansial.
Di sisi lain ada anak yang masih bergantung untuk biaya hidup dan pendidikan.
Akibatnya, sebagian besar pendapatan habis untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Menabung sering kali menjadi prioritas yang terus tertunda.
Banyak pekerja muda merasa gajinya hanya mampir sebentar di rekening.
Begitu tanggal gajian tiba, berbagai tagihan langsung menunggu untuk dibayar.