Dan kebiasaan kedelapan adalah berhenti membandingkan ritme hidup sendiri dengan orang lain, karena setiap orang memiliki perjalanan dan kapasitas energi yang berbeda.
Baca Juga: Fakta atau Fiksi? Mengupas Sains di Balik Film Project Hail Mary yang Bikin Penonton Terpukau
Soft living bukan tentang mengurangi ambisi, melainkan tentang menjaga keberlanjutan hidup agar seseorang tidak kelelahan di tengah jalan.
Ironisnya, banyak orang yang menerapkan soft living justru menjadi lebih konsisten dalam bekerja karena energi mereka tidak habis hanya untuk bertahan dari tekanan harian.
Di dunia kerja modern yang sering mengagungkan kesibukan tanpa henti, konsep soft living menawarkan sesuatu yang terasa sederhana tetapi sangat penting: hidup yang tetap produktif, tetapi juga tetap manusiawi.***