gaya-hidup

Bonus Lengkeng vs Komitmen Seumur Hidup: Saat KUA Pakai Jurus Marketing Anti-Redup untuk Gaet Gen Z

Senin, 26 Januari 2026 | 21:42 WIB
Ilustrasi Marketing KUA pakai bonus lengkeng viral di TikTok (Desain AI )

TITIKTEMU.CO - Di era ketika menikah sering kalah pamor dari healing, self-reward, dan work-life balance, Kantor Urusan Agama (KUA) Pamarican mencoba pendekatan yang tak biasa.

Lewat akun TikTok @kua_pamarican, mereka meluncurkan “promo akhir bulan” yang terdengar ringan tapi nyeleneh: menikah di jam kerja, gratis satu ikat lengkeng.

Sekilas terdengar seperti candaan. Tapi justru di situlah daya tariknya.

Baca Juga: Dari Angkat Tangan ke Angkat Triliunan: Khaby Lame Mengubah Konten Sunyi Jadi Mesin Uang Global

Marketing Sederhana yang Menolak Redup

Di tengah menurunnya minat menikah, terutama di kalangan generasi Z, KUA tak lagi bisa hanya mengandalkan pendekatan formal dan seremonial.

Video yang diunggah pada 20 Januari 2025 itu menjadi contoh bagaimana institusi negara ikut “turun gunung” ke arena media sosial dengan bahasa yang lebih membumi.

Narasi yang disampaikan bukan propaganda serius, melainkan gaya promosi santai ala konten kreator. Lengkeng dijadikan simbol bonus kecil yang sengaja kontras dengan makna besar pernikahan.

Bukan soal hadiahnya, tapi soal keberanian tampil relevan.

Baca Juga: Kertajati Mau Pensiun Dini, Husein Mau Comeback: Skema Tukar Guling ala KDM yang Bikin Geger Jabar

Viral bukan karena Promo, tapi karena Komentar

Menariknya, perhatian publik justru tidak terpusat pada marketing KUA itu sendiri, melainkan pada kolom komentarnya.

Hingga kini, unggahan tersebut telah ditonton sekitar 7,3 juta kali, disukai lebih dari 381 ribu akun, dan dibanjiri sekitar 34 ribu komentar.

Kolom komentar berubah menjadi panggung komedi sekaligus cermin keresahan generasi muda terhadap pernikahan.

Halaman:

Tags

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB