Head of Corporate Communications Indofood, Stefanus Indrayana, menyatakan kebanggaannya mendukung UI Ultra 2025.
Baca Juga: Agak Laen: Menyala Pantiku Cetak Rekor Baru, 272 Ribu Penonton di Hari Pertama Tayang
“Lari dan maraton kini menjadi gaya hidup positif lintas generasi. Lewat ajang ini, kami ingin membangun sinergi untuk memajukan olahraga sekaligus menebarkan semangat kebersamaan,” ungkapnya.
Lari Sekaligus Belajar dan Peduli Lingkungan
Tahun ini, Indofood bekerja sama dengan Rekosistem untuk menerapkan konsep pengelolaan sampah berkelanjutan.
Seluruh sampah acara selama dua hari pelaksanaan akan dipilah, dikumpulkan, dan dikelola melalui sistem daur ulang menuju ekonomi sirkular.
Di lokasi acara, titik-titik waste bin disiapkan dan tim Rekomentor hadir sebagai edukator yang mengajak peserta memahami praktik pemilahan sampah secara benar.
“UI Ultra 2025 menjadi momen penting untuk bergerak bersama menjaga keberlanjutan,” tambah Stefanus.
Rekosistem juga akan mencatat seluruh data sampah melalui dashboard digital untuk memastikan keterbukaan pelaporan.
Baca Juga: Begini Perkembangan Terkini Penanganan Bencana Sumut Menurut BNPB
Kategori Lomba dan Jadwal Pertandingan
Indofood UI Ultra 2025 digelar selama dua hari, 6–7 Desember 2025, dengan konsep loop 7 KM di dalam kawasan UI.
Kategori larinya sangat beragam dan dapat diikuti pelari pemula hingga profesional.
- Night Race – 6 Desember 2025 (Malam)
- Ultra Individual 70 KM (10 loop)
- Ultra Relay 5 (5 pelari estafet, masing-masing 2 loop)
- Marathon (6 loop)
- Half Marathon (3 loop)
- Individual 7 KM (1 loop)
- Sunrise Race – 7 Desember 2025 (Pagi)
- Group 10 Run (10 pelari berlari bersama 1 loop)
Semua kategori terbuka bagi alumni, mahasiswa, komunitas lari, hingga publik umum.
Indofood UI Ultra 2025 bukan hanya perayaan olahraga, tetapi perjalanan penuh cahaya di mana ribuan pelari menyatukan energi, menghidupkan semangat kolaborasi, sekaligus menggerakkan kepedulian pada lingkungan dan pendidikan