TITIKTEMU.CO - Di era digital seperti sekarang, media sosial bukan lagi sekadar tempat berbagi foto atau status. Ia sudah jadi “ruang publik” yang setiap hari kita masuki, bahkan lebih sering dari ruang kerja.
Sayangnya, tak semua konten yang muncul di timeline kita bersifat positif.
Banyak informasi penuh drama, hoaks, hingga ujaran kebencian yang bisa memengaruhi suasana hati dan produktivitas.
Inilah mengapa social media wellness menjadi konsep penting yang perlu diterapkan agar kita tidak tenggelam dalam sisi gelap media sosial.
Baca Juga: Side Hustle Kekinian: Strategi Anak Muda Sulap Hobi Jadi Cuan
Mengenal Timeline sebagai “Ruang Pribadi”
Timeline media sosial sebenarnya adalah “ruang tamu digital” yang bisa kita atur sendiri.
Namun, karena algoritma bekerja berdasarkan interaksi, konten negatif bisa muncul lebih sering jika kita tak cermat memilih apa yang kita klik dan sukai.
Dengan menganggap timeline sebagai ruang pribadi, kita mulai sadar bahwa setiap klik, komentar, dan share punya dampak pada apa yang kita lihat di masa depan.
Baca Juga: Dari Kantor ke Pojok Empativ: Kisah Winar yang Tinggalkan Karier Demi Wadah Curhat Gratis
Tips Mengatur Timeline agar Lebih Positif
1. Kurasi Akun yang Diikuti
Unfollow akun-akun yang memicu stres, kecemasan, atau emosi negatif.
Fokuslah mengikuti akun yang memberikan inspirasi media sosial seperti edukasi, seni, motivasi, atau tips produktivitas.