Ragam produk ini menunjukkan komitmen Maore dalam menghadirkan solusi gaya hidup praktis yang sesuai kebutuhan generasi muda.
Strategi Pemasaran: Digital dan Rekomendasi Mulut ke Mulut
Untuk memperluas pasar, Maore memanfaatkan Instagram, TikTok, dan e-commerce sebagai kanal utama pemasaran.
Menurut Riyandika, rekomendasi langsung dari pengguna juga sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan penjualan.
Saat ini, tim Maore terdiri dari 15 orang, termasuk 12 penjahit yang menjadi tulang punggung produksi.
Ke depan, Maore berencana memperkuat pemasaran melalui website resmi agar jangkauan pasarnya semakin luas.
Dukungan ITB Career Center dan Filosofi di Balik Nama Maore
Kesuksesan Maore juga didukung Program Mahasiswa Kewirausahaan (PMW) ITB yang memberikan pendanaan dan pendampingan intensif.
Mentor-mentor berpengalaman membantu tim Maore menyusun strategi bisnis dan menghadapi tantangan wirausaha.
Nama “Maore” sendiri memiliki filosofi unik: “Ma” dari Mochammad Ariq, “O” melambangkan rezeki yang mengalir tanpa henti, dan “Re” bermakna setiap usaha akan menuai hasil.
Cerita di balik Maore adalah contoh nyata bagaimana inovasi mahasiswa dapat memberikan dampak positif dan solusi fungsional bagi kebutuhan pasar.