Prompt ini memungkinkan mereka menciptakan suasana spesifik, mulai dari latar belakang tirai putih, efek blur khas polaroid, hingga gestur hangat seperti berpelukan atau tersenyum pada diri kecilnya.
Inspirasi Prompt yang Bikin Foto Lebih “Ngena”
Beberapa prompt yang ramai dipakai misalnya:
- Pelukan Nostalgia: “Buatlah gambar polaroid dengan efek lampu kilat dan blur, wajah tetap sama, keduanya saling berpelukan.”
- Hangat dengan Tirai Putih: “Foto polaroid dengan latar tirai putih, wajah tidak diubah, keduanya berpelukan hangat.”
- Momen Penuh Kasih Sayang: “Foto polaroid laki-laki dewasa menggendong anak kecil, memegang pipinya dengan lembut, latar tirai putih.”
- Tatapan Penuh Arti: “Foto polaroid laki-laki menatap anak kecilnya dengan lembut, efek blur khas polaroid, latar tirai putih.”
- Konsep Lucu Menggemaskan: “Perempuan mencubit hidung anak kecilnya, efek polaroid, latar tirai putih, wajah tetap sama.”
Baca Juga: Program Magang Skala Besar-besaran: 20 Ribu Fresh Graduate Siap Dapat Gaji Setara UMP Selama 6 Bulan
Tren Foto AI Ini Lebih dari Sekadar Visual
Fenomena potret AI masa kecil bersama diri dewasa bukan hanya trendi, tetapi juga jadi ajang refleksi dan pelepasan emosi bagi banyak orang.
Dengan bantuan teknologi seperti Google Gemini AI dan fitur ImageFX, siapa pun kini bisa membuat “potret waktu” yang mengaduk perasaan, membuka nostalgia, dan mengingatkan diri bahwa perjalanan hidup sudah sejauh ini.***