Peran Media Sosial dan Tren Konsumtif
Kasandra menambahkan, fenomena ini kini juga dipicu oleh eksistensi online.
Baca Juga: Jadi Tren Anak Muda, Pemkot Kembangkan Industri Kopi di Yogya
Mengunjungi toko-toko elit untuk membuat konten di media sosial memberi rasa memiliki status tertentu, meskipun tanpa transaksi.
Fenomena Rojali dan Rohana bukan sekadar soal daya beli lemah, tetapi kompleks: gabungan faktor psikologi, budaya, hingga kebutuhan identitas sosial. Bagi pelaku usaha, memahami latar belakang ini bisa membantu menyusun strategi marketing yang lebih tepat sasaran.***