Buatlah estimasi biaya pendidikan mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi.
Sertakan pula biaya tambahan seperti buku, seragam, transportasi, dan kegiatan ekstrakurikuler.
Dengan target yang jelas, Anda bisa menghitung berapa banyak uang yang perlu ditabung setiap bulan.
B. Buat Rencana Anggaran Bulanan
Susun anggaran bulanan keluarga dengan memasukkan pos khusus untuk tabungan pendidikan. Idealnya, alokasikan 10–20% dari penghasilan bulanan untuk tabungan ini.
Jika nominal tersebut terasa berat, Anda bisa memulai dari jumlah kecil dan meningkatkannya secara bertahap.
C. Pilih Instrumen Keuangan yang Tepat
Menabung di rekening biasa mungkin terasa aman, tetapi imbal hasilnya rendah. Untuk mengimbangi inflasi, pertimbangkan instrumen keuangan seperti:
Baca Juga: LOKER PT INKA 2025 PDF: Lowongan Lulusan SMA/SMK di Industri Kereta Api Terintegrasi Asia Tenggara
1. Tabungan Pendidikan: Cocok untuk menabung secara rutin dengan tingkat keamanan tinggi.
2. Reksa Dana: Memberikan potensi keuntungan lebih besar, tetapi ada risiko fluktuasi.
3. Deposito: Cocok untuk dana yang tidak akan digunakan dalam jangka pendek.
4. Asuransi Pendidikan: Pilihan ini memberikan perlindungan sekaligus dana pendidikan, tetapi pastikan membaca syarat dan ketentuannya dengan cermat.