TITIKTEMU.CO-Gen Z, generasi yang lahir di tengah kemajuan teknologi pesat, sering disebut sebagai generasi multitasking.
Mereka tumbuh dengan berbagai pilihan: belajar online, bekerja lepas (freelance), menjalankan bisnis, hingga menciptakan konten di media sosial. Namun, di balik semua itu, banyak Gen Z yang merasa kesulitan mengelola waktu.
Tekanan untuk "sukses sebelum 30" sering membuat mereka terjebak dalam rutinitas yang melelahkan.
Baca Juga: Lowongan Kerja di Teladan Prima Agro: Peluang Emas untuk Profesional di Bidang Perkebunan
Terlalu banyak tugas, tetapi fokus sering kali terpecah. Pada akhirnya, alih-alih produktif, banyak yang justru merasa kewalahan.
Artikel ini akan membahas mengapa manajemen waktu menjadi tantangan bagi Gen Z dan memberikan solusi praktis untuk lebih efektif dalam menjalani hari-hari yang sibuk.
Baca Juga: Menjadi Versi Terbaik Dirimu: Sebuah Panduan Praktis untuk Gen Z
Mengapa Gen Z Sulit Mengelola Waktu?
1. Godaan Teknologi
Dunia digital menawarkan hiburan tanpa henti: media sosial, streaming, dan video pendek yang adiktif.
Waktu yang seharusnya digunakan untuk bekerja atau belajar sering kali habis tanpa disadari.
2. Beban Ekspektasi
Gen Z tumbuh di era di mana pencapaian sering dipamerkan di media sosial.
Ini menciptakan tekanan untuk mengikuti standar "kesuksesan" yang sering kali tidak realistis. Akibatnya, mereka mencoba melakukan segalanya sekaligus.