TITIKTEMU.CO, Kadangkala kita menyepelekan arti sahur dan kadang melewatkannya. Padahal bangun sahur merupakan rutinitas yang harus dikedepankan. Untuk itu, tidak heran ada orang yang sebelum tidurnya sudah terlebih dahulu berpesan kepada anggota keluarga atau teman satu kost "siapa yang bangun duluan harap membangunkan yang lain," ada pula yang memasang alarm dan bahkan ada yang sengaja tidak tidur malam sebelum makan sahur.
Menurut Hadits nabi dari Abu Hurairah radliyallahu anhu, Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
Baca Juga: RAMADHAN : Empat Hikmah di Balik Makan Sahur, Banyak Manfaatnya Lho…
يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ
Artinya:
Rabb kita tabaraka wa taala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Dia berfirman: "Siapa saja yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni."
Jadi inilah makna bangun sahur, waktu kita berdoa dan beribadah selain makan untuk kekuatan dan kesegaran tubuh saat menjalankan puasa.