TITIKTEMU.CO-Setiap kali ada celah waktu kosong beberapa detik saja kita hampir selalu reflek merogoh kantong untuk mengambil hp.
Saat mengantre kopi di lampu merah atau bahkan saat sedang di toilet kita seolah takut melewatkan satu konten pun.
Media sosial telah berhasil menjebak kita dalam siklus konsumsi informasi tanpa henti yang tiada ujungnya.
Kita merasa bahwa mengisi setiap detik kehidupan dengan tontonan adalah cara terbaik untuk mengusir rasa bosan.
Padahal rasa hampa yang sering muncul di akhir hari justru bersumber dari kebiasaan buruk yang satu ini.
Riset neurosains terbaru justru mengungkap sebuah fakta yang sangat unik dan berbanding terbalik dari dugaan kita.
Baca Juga: Era Harga Murah Sudah Lewat, Kini Konsumen Indonesia Lebih Pilih Beli 'Nilai'
Otak manusia ternyata sangat membutuhkan momen kosong yang benar-benar bersih dari paparan video atau gambar bergerak.
Ketika kita merasa bosan sebuah jaringan saraf khusus di dalam otak yang bernama Default Mode Network akan aktif.
Jaringan pintar ini bekerja seperti mode pembersihan otomatis yang menyatukan memori dan menyusun kembali ide-ide kreatif.
Baca Juga: Era Harga Murah Sudah Lewat, Kini Konsumen Indonesia Lebih Pilih Beli 'Nilai'
Saat kamu melamun tanpa melihat layar hp otak sebenarnya sedang bekerja keras untuk memulihkan energi emosionalmu.
Sebaliknya membanjiri pikiran dengan konten tanpa jeda hanya akan membuat mental kita mengalami kelelahan kronis.
Artikel Terkait
Tren Frugal Living Menjamur, Mengapa Banyak Kafe dan Brand Fesyen Mulai Putar Otak?
Tren Smart Home 2026: Investasi Hemat Energi atau Sekadar Pemborosan Gaya Hidup?
Satu Malam Tanpa Layar: Tantangan 30 Hari yang Mengubah Rumah Sunyi Jadi Penuh Tawa
Lelah saat mau santai? Kenali leisure anxiety, paradoks me time yang malah bikin stres para wanita.
Gaji Pas-pasan Harga Tanah Selangit, Menilik Alasan Gen Z Indonesia Pasrah Kontrak Rumah Seumur Hidup