Kamera ini terjual lebih dari 50 juta unit pada dekade 1970-an, menjadikan salah satu kamera terlaris sepanjang masa. Membawa konsep Proyek 13, menyatukan sistem kamera dan film dalam satu paket sederhana.
Film 35mm ditempatkan dalam kartrid plastik berisi spul pengisi dan pengambil. Hasilnya, pengguna tinggal memasukkan kartrid tanpa perlu memutar atau memasang film secara manual.
Teknologi ini sangat memudahkan fotografer amatir mudah mengabadikan momen, bahkan tanpa pengetahuan teknis yang mendalam.
Baca Juga: Google Pixel 10 Pro Fold, HP Lipat Pertama dengan Sertifikasi IP68, Ini Spesifikasi Lengkapnya
Jejak Ikonik Kodak dalam Dunia Fotografi
Jika ditelusuri, setiap kamera Kodak mencerminkan perubahan tren fotografi di masanya:
1920-an: Fotografi jadi lebih portabel lewat kamera lipat.
1930-an: Kamera mulai terjangkau, membuat fotografi jadi hobi masyarakat umum.
1940-an: Inovasi desain dan lahirnya standar film 35mm.
1950-an: Peralihan ke kamera kompak dengan desain ergonomis.
1960-an: Revolusi film kartrid yang membuat fotografi amatir makin mudah.
Kodak adalah salah satu perusahaan yang berjasa besar memopulerkan fotografi di seluruh dunia. Meski kini dalam kondisi sulit, produk-produk ikonik Kodak tetap hidup dalam sejarah dan ingatan pecinta fotografi.***
Artikel Terkait
Promo HP Terbaru Samsung Galaxy Z Flip 7, Gratis Ganti Layar 2 Tahun dan Banyak Bonus
Samsung Galaxy S25 FE Segera Masuk di Indonesia, Intip Bocoran Spesifikasi dan Harga
Moto G86 Power Masuk Indonesia, Pamer Kamera 4K di Semua Lensa dan Baterai Jumbo, Segini Harganya
Google Pamerkan Teaser Pixel 10 Pro Fold, Ponsel Lipat Pesaing Samsung Galaxy Z Fold 7
Oppo A6 Pro 5G Resmi Kantongi Sertifikasi, Bakal Jadi Andalan Baru di Kelas Menengah?
Spesifikasi dan Harga Redmi Note 15 Pro dan Redmi Note Pro Plus, HP Sultan Harga Teman
Masuk Pasar Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harga Oppo Reno 14 Pro, Benar-benar Kelas!
5 Rekomendasi HP Rp3 Jutaan Terbaik Agustus 2025, Spek Dewa!