Kronologi dan Klarifikasi Kasus Viral Booking Camp oleh Tiga Dewa Adventure di Gunung Merbabu

photo author
Abi Zahy, TitikTemu.co
- Selasa, 3 Juni 2025 | 13:24 WIB
Kronologi dan Klarifikasi Kasus Viral Booking Camp oleh Tiga Dewa Adventure di Gunung Rinjani
Kronologi dan Klarifikasi Kasus Viral Booking Camp oleh Tiga Dewa Adventure di Gunung Rinjani

TITIKTEMU.CO - Kasus "booking lahan camp" yang melibatkan operator wisata pendakian, Tiga Dewa Adventure, tengah menjadi sorotan publik. Isu ini mencuat setelah sejumlah pendaki membagikan pengalaman tidak menyenangkan mereka di media sosial, seperti TikTok dan Instagram.

Mereka menandai Tiga Dewa Adventure dalam unggahan yang menampilkan dugaan praktik tidak etis terkait pemesanan area kemah di berbagai gunung, termasuk Rinjani, Slamet, dan Prau.

Salah satu video viral memperlihatkan pengalaman seorang pendaki di camp pos pendirian tenda.

Pendaki tersebut mengaku telah mendirikan tenda di lokasi yang ternyata telah "dibooking" oleh pihak lain.

Baca Juga: Viral! Polemik Booking Lahan Camping di Gunung Merbabu dan Sindoro, Kepala BTNGMb Angkat Bicara

Dalam video yang diunggah akun @luluvitaaasa_, pendaki itu mengatakan dirinya diminta pindah meskipun tenda sudah berdiri.

"Ada porter lokal yang datang dan meminta kami pindah karena lahan sudah dibooking untuk temannya. Kami terpaksa mencari lokasi lain," ujar pendaki tersebut.

Keluhan serupa juga muncul dari pendaki di Gunung Slamet. Salah satu pengguna TikTok menyebutkan bahwa area kemah sudah penuh oleh peserta Tiga Dewa Adventure, meskipun beberapa peserta masih berada di bawah dan belum mendaki. Hal ini memicu kekecewaan dan kritik dari komunitas pendaki.

Menanggapi tuduhan tersebut, Tiga Dewa Adventure akhirnya memberikan klarifikasi resmi. Mereka meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi dan berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional mereka. Berikut poin-poin klarifikasi yang disampaikan:

Baca Juga: Kontroversi Booking Lahan Camp di Gunung Merbabu dan Sindoro, Apa Kata Pendaki?

Klarifikasi dari pihak tiga dewa adventure terkait booking lahan yang viral akhir akhir ini di kalangan pendakiGimana tanggapan kalian .#exploredolan
Klarifikasi dari pihak tiga dewa adventure terkait booking lahan yang viral akhir akhir ini di kalangan pendakiGimana tanggapan kalian .#exploredolan

Berikut ini isi klarifikasi Tiga Dewa Adventure:

  1. Menanggapi dinamika pemberitaan di sosial media, kami Tiga Dewa Adventure dengan ini menyampaikan permintaan maaf atas apa yang menjadi sorotan publik dan atas kegaduhan yang terjadi serta berimbas kepada nama baik tiga dewa adventure.
  2. Kami telah melakukan investigasi dan evaluasi terhadap sistem dan kinerja Sumber Daya Manusia Tiga Dewa Adventure dimulai dari Jajaran Pengurus, guide maupun porter lokal pada kegiatan kami memandu tamu dalam melakukan pendakian di beberapa daerah untuk memastikan bahwa sistem dan kinerja pelayanan kami berjalan dengan baik dan tidak didapati hal-hal seperti yang beredar di beberapa sosial media.
  3. Kami memahami bahwa gunung adalah area yang sama-sama ingin kita nikmati dan harus dijaga bersama. Karena itu Tiga Dewa Adventure selaku organisasi, tidak pernah melakukan monopoli atas area camp dan tidak pernah pula melakukan booking area lahan.
  4. Karena kami menggunakan jasa porter lokal untuk mendahului pendakian, diantaranya untuk mendirikan tenda, membawa logistik utama seperti bahan makanan dan peralatan camping lainnya. Apabila dikemudian hari ditemukan bukti terdapat jajaran kami, guide atau porter yang melakukan hal-hal tersebut, maka kami akan mengambil langkah tegas sesuai regulasi yang berlaku.
  5. Pada kesempatan ini, kami juga membuka contact person 0895-3280-93337 untuk konfirmasi terkait pemberitaan tersebut yg merugikan Tiga Dewa Adventure, untuk itu kami menghimbau dan memohon kerjasamanya kepada konten creator atau akun-akun media sosial yang telah memposting atau membagikan berita yang tidak benar tersebut, untuk dapat saling menghormati dan dapat melakukan take down video/ postingan lainnya yang merugikan Tiga Dewa Adventure.
  6. Kami melindungi hak hukum kami untuk menempuh jalur Hukum terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab karena telah menyebarkan berita bohong/hoax yang menimbulkan kegaduhan di berbagai kalangan.
  7. Terima kasih atas perhatian, kepedulian dan kami akan terus menerima masukan dari teman-teman pencinta alam terhadap Tiga Dewa Adventure agar kami menjadi lebih baik. Semoga kita semua dapat menjaga dan memelihara rasa cinta terhadap alam dan bumi nusantara kita. Salam Lestari!

Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi operator wisata untuk lebih transparan dalam pengelolaan fasilitas umum di gunung-gunung favorit pendakian. Tindakan cepat dari Tiga Dewa Adventure untuk menangani isu ini juga menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga kepercayaan pelanggan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abi Zahy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB
X