3 Sutradara Muda Badung Dorong Kebangkitan Ekonomi Lewat Film

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Rabu, 16 Februari 2022 | 12:35 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno memberikan sambutan secara daring pada acara Badung Independent Film and Art Screening, di Balai Budaya Teater Puspem Badung, Bali. (pic.kemenparekraf)
Menparekraf Sandiaga Uno memberikan sambutan secara daring pada acara Badung Independent Film and Art Screening, di Balai Budaya Teater Puspem Badung, Bali. (pic.kemenparekraf)

TITIKTEMU.CO BADUNG – Tiga sutradara muda asal Badung Bali mencoba mendorong kebangkitan ekonomi di tanah air melalui film pendek.

Tiga karya film pendek karya mereka masing-masing film ‘Bawah Atas yang disutradarai oleh Ida Bagus Gede Darma Putra, film ‘Juru Sapuh yang disutradarai oleh Steven Nathan, dan film Pentas Aramyang disutradarai oleh Urico Kevin.

Baca Juga: Dorce Gamalama Meninggal Dunia karena Covid 19, Menteri BUMN Erick Thohir Berduka

Baca Juga: Ayu Ting Ting Lagi Sakit, Jarum Infus Nempel di Tangannya!

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, mengapresiasi kiprah 3 sineas muda itu.

“Saya memberikan apresiasi kepada para sutradara muda, yaitu Ida Bagus Gede Darma Putra, Steven Nathan, dan Urico Kevin. Semoga karya ini dapat bermanfaat dan memberikan dampak positif untuk mendorong kebangkitan perekonomian nasional, sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan,” ujar Sandiaga secara daring saat berlangsungnya acara Badung Independent Film & Art Screening, di Balai Budaya Teater Puspem Badung, Bali, baru-baru ini.

Baca Juga: Dorce Gamalama Meninggal Dunia karena Covid 19, Rabu Pagi, setelah Tiga Minggu Dirawat di Rumah Sakit

Pengambilan gambar ketiga film ini dilakukan di Bali, dengan cerita menarik yang berbeda. Film Bawah Atas mengangkat tema tentang ketimpangan sosial pada suatu hubungan asmara.

Sementara itu, film Juru Sapuh bergaya drama sejarah dengan konsep silent film. Sedangkan film Pentas Aram menceritakan tentang eksplorasi kebebasan dalam mencinta.

Lebih lanjut, Sandiaga menjelaskan bahwa film dapat menjadi alat promosi yang sangat efektif, sehingga sering digunakan untuk menggenjot sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dunia.

Baca Juga: Desa Ponggok, Dulu Miskin Kini Berpendapatan Belasan Milyar Rupiah. Ini Asal Penghasilannya

Sandiaga berharap 3 film pendek tersebut bisa mempromosikan pariwisata Indonesia, khususnya Badung, Bali. Serta dapat menjadi mahakarya yang mengangkat kearifan lokal dan berbagai potensi di Kabupaten Badung.

“Seperti dampak positif pada film Indonesia, Laskar Pelangi dan 5 Sentimeter, maka diharapkan tiga film pendek yang akan kita saksikan bersama bisa mempromosikan pariwisata Indonesia khususnya di Badung,” ujar Sandiaga.

Menparekraf menjelaskan bahwa pandemi COVID-19 menjadi tantangan tersendiri bagi para sineas tanah air.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Kemenparekraf

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X