Berperan sebagai Paloma seorang agen CIA di film 'No Time To Die', Ana mengaku hanya punya sedikit waktu untuk persiapan.
Ia harus menyelesaikan proyek pekerjaan sebelumnya baru kemudian fokus untuk film No Time To Die.
Baca Juga: Cek Kesiapan Akhir, Panglima TNI Didampingi Pangdam XVII/Cenderawasih Tinjau Pengamanan PON XX Papua
Ia bahkan punya waktu beberapa hari untuk latihan senjata dan adegan pertarungan.
"Singkat, tapi intens ke alam semesta Bond tanpa waktu apa pun selain beberapa hari pelatihan senjata dan koreografi pertarungan," ucap Ana.
Ana pun tidak kesulitan dan bisa dengan cepat menghayati perannya sebagai agen CIA.
Baca Juga: Tuduhan Pemerintah Anti Islam, Mahfud MD : Itu Isu Tidak Sesuai Fakta.
"Saya dengan cepat berubah menjadi agen CIA," kata Ana melanjutkan.
Berperan sebagai Bond Girl, Ana tentu harus membangun chemistry dengan Daniel Craig sang pemeran James Bond.
Diungkapkan Ana kalau membangun chemistry dengan Daniel bukanlah suatu hal yang sulit.
Baca Juga: Eksekusi DN Aidit dan Senyum Soeharto
Keduanya pernah bertemu untuk proyek film Knives Out tahun 2019 sehingga setidaknya sudah saling kenal.
Ana juga mengakui kalau ia bisa dengan mudah bekerja sama dengan Daniel Craig untuk film ini.
Lebih lanjut, Ana memuji totalitas Daniel dalam menjalankan perannya sebagai James Bond.
Baca Juga: Eksekusi DN Aidit dan Senyum Soeharto
Artikel Terkait
Ana de Armas Jadi Marilyn Monroe
Ana de Armas, Gadis Latin James Bond di No Time to Die
Deretan Wanita Cantik dan Seksi di Film No Time to Die, Terakhir Bagi Daniel Craig, Pertama Bagi Ana de Armas
Girls Bond Ana de Armas Ada di Bioksop Trans TV Selasa 21 September, Sinopsis Film Overdrive Pencurian Mobil
It's Me Ana de Armas, Bond Girl