TITIKTEMU.CO - Novel “Gadis Kretek” diadopsi menjadi serial dengan judul yang sama oleh Netflix Indonesia. Tentu netizen banyak yang akan bertanya-tanya mengenai jalan cerita di novel tersebut.
Bagi netizen yang masih penasaran, TITIKTEMU mengutip resensi dari octacintabuku.wordpress, yang mengulas novel yang diciptakan Ratih Kumala ini:
Soeraja hampir mati. Tetapi bukan nama istrinya, Purwati, yang disebut dalam gigauannya, melainkan Jeng Yah.
Soeraja sudah sekarat. Satu nama disebutnya, Jeng Yah. Nama ini membuat ketiga anaknya, Tegar, Karim dan Lebas mengaduk-ngaduk kota di Jawa Tengah untuk mencari sosok Jeng Yah dan berusaha mempertemukan mereka.
Baca Juga: Arya Saloka, Dian Sastro dan Putri Marino akan Adu Akting di Serial “Gadis Kretek”
Anak-anak Soeraja benar-benar terkejut. Selama pencarian Jeng Yah, mereka semakin mengetahui sejarah berdirinya Pabrik Kretek Soejagad Raja, milik ayah mereka.
Kisah pencarian mereka membawa mereka kembali ke masa kakek mereka, Soejagad. Pada masa mudanya, Soejagad dan Idroes Moeria bersahabat kental. Mereka sama-sama buruh di perusahaan rokok klobot milik Trisno.
Penjajahan Jepang membuat bisnis Trisno bangkrut. Trisno menjual semua sisa bisnisnya. Idroes Moeria melihat peluang emas. Dia membeli sisa tembakau Trisno dengan harga murah. Dengan sedikit pengetahuan selama mengikuti Trisno, Idroes memulai bisnis menjual rokok klobot.
Baca Juga: Baku Tembak Antar Polisi: Ada Laporan Percobaan Pembunuhan dan Ancaman Kekerasan Terhadap Perempuan
Soejagad iri dengan keberhasilan Idroes. Dia juga mendirikan usaha rokok klobot sendiri. Sejak itulah mereka saling bersaing menjadi yang terbaik. Persaingan semakin memuncak saat Soejagad gagal melamar Roemaisa gara-gara dia tidak dapat membaca. Di lain pihak, Idroes berhasil mempersunting Roemaisa.
Dengan Lilis, Soejagat mempunyai anak bernama Purwati. Sementara Idroes mempunyai anak bernama Dasiyah dan Rukayah. Dasiyah sangat berbakat menangani masalah kretek. Rokok buatannya selalu disukai oleh ayahnya.
Setiap hari Dasiyah membersihkan noda-noda tembakau di tangannya saat melinting rokok untuk dijadikan campuran rokok untuk ayahnya. Mula-mula jumlahnya banyak, tetapi kemudian Idroes heran, karena jumlah rokok yang dibuat Dasiyah berkurang.
Baca Juga: Pelecehan Seks pada Mahasiswi Terbongkar, Oknum Dosen UNM Dinonaktifkan
Suatu hari, Idroes tahu bahwa rokok jatahnya diberikan kepada seorang pemuda Soeraya. Dasiyah jatuh cinta padanya.