Edi tak menerima gaji bulanan. Semua penghasilannya datang dari proyek per proyek.
Tapi jangan salah, jumlahnya tidak main-main. Berikut beberapa jalur penghasilan utama Edi Sound:
1. Sewa sound system
Untuk skala kecil seperti hajatan desa, tarifnya mulai Rp10 juta hingga Rp70 juta per malam. Tapi untuk acara besar seperti kompetisi battle sound atau event skala kota, tarif bisa melambung antara Rp500 juta hingga Rp1 miliar per acara.
Ini termasuk perangkat full set, lighting, hingga modifikasi truk audio.
2. YouTube & TikTok
Brewog Audio aktif mengunggah video penampilan Edi Sound di YouTube dan TikTok.
Dengan jutaan views per video, channel ini mendatangkan penghasilan pasif yang signifikan, mulai dari puluhan hingga ratusan juta per bulan dari iklan dan kolaborasi brand.
3. Merchandise dan Konsultasi
Tak hanya menyewakan sound system, Edi juga membuka jasa konsultasi bagi operator lain, sekaligus menjual merchandise eksklusif bertema sound horeg.
Bisnis ini makin memperkuat branding-nya sebagai “bapak sound horeg”.
Baca Juga: MUI Pusat Tanggapi Fatwa Haram Sound Horeg: Suara Berlebihan Bisa Rusak Kesehatan dan Lingkungan
Modal Truk Suara yang Bisa Beli Rumah
Jangan bayangkan Edi hanya pakai speaker biasa. Sistem audio miliknya bisa membuat jantung ikut berdentum.
Ia mengoperasikan satu set truk Fuso yang dimodifikasi penuh untuk membawa: