entertainment

Bongkar Klarifikasi Tretan Muslim Vs King Abdi: Resep Bebek Carok Siapa?

Rabu, 16 April 2025 | 09:39 WIB
Bongkar Klarifikasi Tretan Muslim dan King Abdi: Resep Bebek Carok Siapa? (Foto: Gorajuara/ Kolase tangkap layar YouTube kasisolusi dan Tretan Universe)

TITIKTEMU.CO - Kisah perseteruan antara Tretan Muslim dan King Abdi, alumni MasterChef, kembali mencuat.

Banyak yang menduga bahwa Tretan Muslim, pemilik bisnis kuliner Bebek Carok, telah mendepak King Abdi dari kemitraan mereka.

Namun, Tretan Muslim segera mengklarifikasi tudingan ini melalui video di kanal YouTube-nya, Tretan Universe.

Baca Juga: King Abdi dan Kisah Kelam di Balik 11 Cabang Restoran Bebek

Dalam video tersebut, Tretan Muslim, komika asal Bangkalan, Madura, membantah tuduhan bahwa ia menyingkirkan King Abdi dari bisnisnya.

Ia bahkan membeberkan rekaman suara yang menunjukkan bahwa King Abdi mengundurkan diri secara sukarela. King Abdi menyatakan, "Ya wes gak apa-apa, saya ijin untuk mundur, dan saya tidak ikut campur."

Isu lain yang menjadi sorotan adalah klaim King Abdi mengenai resep Bebek Carok.

Baca Juga: Link Download Video Viral Kuala Kurun Terbaru, Apa Isinya dan Siapa Pemerannya

Tretan Muslim menegaskan bahwa resep yang digunakan di restoran tersebut adalah buatan istrinya, Rinda Rizqi Viani Permatasari, atau yang dikenal sebagai Lunar Ivory.

Tretan mengungkapkan bahwa meskipun King Abdi sempat memasak dengan resepnya sendiri, namun resep tersebut tidak cocok dengan selera istrinya.

Tretan Muslim juga mengakui peran penting King Abdi, yang ia sebut sebagai Queen, dalam mengusulkan konsep unik Bebek Carok seperti cobek besar dan bebek gantung. "Anda berjasa di konsep, tapi untuk resep itu bukan milik Anda," tegas Tretan.

Baca Juga: Link Video Viral Elga TikTok 5 Menit 44 Detik dari Puruk Cahu: Cek Isi Konten dan Dampaknya

Perseteruan ini menarik perhatian publik dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Tretan Muslim berharap klarifikasinya dapat meluruskan kesalahpahaman yang beredar.

Ia menegaskan bahwa klarifikasi ini bukan untuk membungkam opini publik, melainkan untuk memberikan informasi yang jelas dan akurat.

Halaman:

Tags

Terkini