5 Jenis Gangguan Mental yang Diangkat di Sinetron Asmara Gen Z, Nomor 4 Diderita Tokoh yang Paling Populer

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:24 WIB
Ilustrasi sinetron Asmara GenZ yang mengangkat isu kesehatan mental.  (Instagram @vidiodotcon)
Ilustrasi sinetron Asmara GenZ yang mengangkat isu kesehatan mental. (Instagram @vidiodotcon)

TITIKTEMU.CO - Sinetron Asmara Gen Z bukan sekadar tontonan drama percintaan remaja.

Di balik alur yang seru, sinetron ini juga berani mengangkat isu-isu kesehatan mental yang sering dialami anak muda.

Mulai dari obsesi berlebihan, trauma masa lalu, hingga kepribadian yang ekstrem.

Tidak heran, banyak penonton yang kemudian berdiskusi soal karakter-karakternya yang ternyata merepresentasikan kondisi psikologis nyata.

Berikut adalah 5 jenis gangguan mental yang muncul di Asmara Gen Z, lengkap dengan tokoh yang digambarkan mengalaminya.

Baca Juga: PK Kedua Jessica Kumala Wongso Kembali Mental, Kisah Panjang Kasus Kopi Sianida

1. OCPD – Obsessive Compulsive Personality Disorder (Cantika)

Karakter Cantika digambarkan memiliki OCPD atau gangguan kepribadian obsesif-kompulsif.

Ia cenderung perfeksionis, terobsesi dengan aturan dan keteraturan, bahkan sampai mengganggu kesehariannya sendiri.

Menariknya, penyebab obsesi ini bukan semata tuntutan orang tua, melainkan keinginannya untuk menyaingi sang ibu yang dianggap sempurna sebagai dokter.

2. Anxiety – Gangguan Kecemasan (Fattah) 

Fattah adalah tokoh yang sering dikaitkan dengan anxiety atau gangguan kecemasan.

Ia kerap digambarkan menyukai aksi tawuran dan mengamuk menghancurkan barang saat anxietynya muncul.

Ciri-ciri ini sesuai dengan gangguan anxiety pada umumnya yang membuat penderitanya dengan gejala gangguan kecemasan bisa berupa kecemasan yang sulit dikendalikan, gelisah, panik, sulit berkonsentrasi, mudah marah, bahkan gejala fisik seperti jantung berdebar, berkeringat, dan kesulitan tidur. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X