Film Sore: Istri dari Masa Depan Tayang 10 Juli 2025, Dibintangi Sheila Dara dan Dion Wiyoko

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Senin, 7 Juli 2025 | 14:30 WIB
Film Sore: Istri dari Masa Depan Tayang 10 Juli 2025, Dibintangi Sheila Dara dan Dion Wiyoko. (Cerita Films)
Film Sore: Istri dari Masa Depan Tayang 10 Juli 2025, Dibintangi Sheila Dara dan Dion Wiyoko. (Cerita Films)

TITIKTEMU.CO - Film Indonesia terbaru Sore: Istri dari Masa Depan tayang siap di bioskop mulai 10 Juli 2025. Film garapan sutradara Yandy Laurens ini merupakan remake dari versi webseries tahun 2017 lalu.

Film ini menjadi film panjang keempat Yandy Laurens setelah sukses dengan sejumlah karya sebelumnya yang berhasil meraih banyak penghargaan, termasuk 7 Piala Citra.  

Mengusung genre romantis fantasi perjalanan waktu, Sore: Istri dari Masa Depan menyajikan kisah cinta yang tidak hanya unik, tetapi juga penuh pesan kebaikan.

Baca Juga: Film Horor Hotel Sakura Tayang 10 Juli 2025, Suguhkan Teror Mistis Bernuansa Jepang

Sinopsis Sore: Istri dari masa Depan

Bagi yang sudah menonton versi web series-nya dulu, film ini akan membawa nostalgia. Sementara bagi penonton baru, film ini akan memperkenalkan kisah menyentuh yang relevan dengan kehidupan modern.

Film ini mengikuti kisah Jonathan (Dion Wiyoko), seorang pria yang merasa hidupnya baik-baik saja. Semua berubah ketika tiba-tiba muncul Sore (Sheila Dara), seorang wanita yang mengaku sebagai istrinya dari masa depan.

Kedatangan Sore membuat Jonathan menjadi sosok yang lebih baik, lebih bijak, dan lebih menghargai hidup serta orang-orang di sekitarnya. Meski awalnya terpaksa, Jonathan harus mengubah gaya hidup buruknya.

Namun, di balik usahanya, ternyata Sore menyimpan rahasia besar yang berhubungan erat dengan masa depan Jonathan. Rasa penasaran dan konflik batin pun menjadi inti ketegangan emosional dalam cerita ini.

Baca Juga: Film Horor Selepas Tahlil Tayang di Bioskop 10 Juli 2025, Teror Mistis Tradisi Keluarga, Cek Sinopsis dan Daftar Pemain  

Perspektif Baru Sutradara

Dalam konferensi pers di Jakarta, seperti dilansir dari Antara, Yandy Laurens mengungkapkan bahwa film ini bukan sekadar adaptasi dari serial web terdahulu.

Menurutnya, film ini lahir dari refleksi hidup yang dialaminya setelah menikah dan menjadi seorang ayah. Berbeda dengan versi web series yang ditulis saat masih lajang.

"Dulu waktu pertama menulis serial ini, saya masih lajang, penuh idealisme dan mimpi tentang cinta. Sekarang, setelah berkeluarga, saya punya sudut pandang baru"

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X