TITIKTEMU.CO - Webtoon Korea The Elementary School Student I Love sedang viral di media sosial. Tidak hanya viral, webtoon ini juga memicu protes besar, terutama dari kalangan pendidikan di Korea Selatan.
Banyak pihak mengecam keras karena cerita dalam webtoon ini dianggap menormalisasi hubungan yang tidak pantas antara guru dan murid. Seperti apa cerita webtoon yang lagi ramai ini?
Webtoon The Elementary School Student I Love atau The Elementary School Student That I Love, ditulis Brazier. Serial ini pertama kali dirilis 2015 di platform Lezhin Comics di bawah penerbit C&C Revolution.
Baca Juga: Diadaptasi Jadi Drakor, Ini Link Baca Webtoon Spirit Fingers Sub Indo Lengkap dengan Sinopsis
Webtoon tersebut diproduksi selama lima tahun, mulai dari 2015 hingga 2020. Kisahnya menarik banyak pembaca, meskipun jalan ceritanya sudah menimbulkan kontroversi sejak awal.
Naskah webtoon ini dilaporkan sudah dijual ke sebuah studio produksi, dan akan diadaptasi menjadi drakor. Namun, masyarakat keburu menyoroti karena cerita dianggap melanggar norma sosial dan etika pendidikan.
Mengapa webtoon ini mendapat kecaman besar? Cerita The Elementary School Student I Love mengangkat kisah romansa antara guru wanita berusia 24 tahun dengan murid sekolah dasar yang berusia 12 tahun.
Baca Juga: Parasite Film Terbaik Abad ke 21 Versi The New York Times, Ini Daftar Pemenang Lengkapnya
Kisah cinta yang mengusung hubungan tidak wajar ini dianggap sangat berbahaya, dan dapat memberikan dampak negatif pada masyarakat, terutama anak-anak dan remaja.
Dilansir dari The Korea Herald, Federasi Asosiasi Guru Korea (KFTA) paling keras menentang cerita ini. KFTA menilai ada eksplotasi anak, dan menjadikan anak-anak sebagai objek seksual dengan dalih kreativitas dan karya seni.
“Mengingat potensi dampak serius yang dapat merusak lingkungan sosial dan pendidikan, serta mendorong kekerasan terhadap anak-anak dan remaja, kami mendesak agar produksi dramanya segera dihentikan," tulis KFTA.
Baca Juga: Squid Game Lanjut ke Season 4? Ini Jawaban Sutradara Hwang Dong Hyuk
KFTA menekankan bahwa hubungan romantis antara orang dewasa dan anak di bawah umur bukanlah bentuk romansa atau fantasi yang bisa dibenarkan. Mereka menilai cerita ini mengarah pada praktik eksploitasi anak-anak.
Selain itu, normalisasi kisah seperti ini dikhawatirkan membuat masyarakat menjadi kurang peka terhadap bahaya pelecehan. Jika diadaptasi menjadi drakor, cerita seperti ini akan dianggap sebagai kewajaran.
Artikel Terkait
Diboikot di Bioskop, Film A Business Proposal Versi Indonesia Kini Nomor 1 di Netflix
28 Years Later: Sekuel Paling Ditunggu Selama 20 Tahun, Lebih Mencekam dari Film Horor!
Ini Urutan Nonton Film 28 Years Later Biar Nggak Gagal Paham
Download Good Boy Episode 7-8 Sub Indo: Spoiler, Jadwal Tayang, dan Link Nonton
Straw Jadi Film Netflix Terpopuler 2025 dengan 48 Juta Views dalam Dua Minggu
Tayang di Netflix Mulai 3 Juli 2025, Film Horor Pernikahan Arwah Diputar di Bioskop 36 Negara
Rayakan 10 Juta Penonton, Jumbo Hadir dalam Konser Teatrikal Keajaiban Musik dan Cerita Kita
KPop Demon Hunters: Kisah Seru Idol KPop yang Berubah Jadi Pemburu Iblis
Ini Daftar Harga Tiket dan Seating Plan Konser JUMBO 2025, Paling Murah Rp250 Ribu