Langkah ini menjadi bagian dari strategi elektrifikasi Honda yang kini mulai diterapkan pada lini kendaraan performa mereka.
Baca Juga: 4 WNI Disandera Bajak Laut Somalia: BRIN Usulkan Diplomasi hingga Pendekatan Ormas Islam
Meski sudah memakai teknologi baru, Honda mengklaim karakter sporty Prelude tetap dipertahankan.
Mobil ini dirancang agar mampu memberi keseimbangan antara performa, efisiensi bahan bakar, dan kenyamanan harian. Dengan kata lain, Prelude baru tidak hanya cocok untuk penggemar kecepatan, tetapi juga relevan digunakan sebagai kendaraan harian.
Popularitas Prelude juga terlihat di pasar Jepang.
Setelah resmi diluncurkan pada September 2025, mobil ini mencatat sekitar 2.400 pemesanan hanya dalam satu bulan. Jumlah tersebut jauh di atas target penjualan bulanan Honda yang hanya sekitar 300 unit.
Masuknya Honda Prelude ke Indonesia menjadi sinyal kuat bahwa pasar mobil sport premium masih sangat diminati.
Kombinasi desain legendaris, teknologi hybrid, dan jumlah unit terbatas membuat model ini cepat diburu kolektor maupun pecinta otomotif yang ingin tampil berbeda di jalan.***