Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Rampung Syuting, Lebih Rumit dari Film Pertama, Kapan Tayang?

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Rabu, 29 April 2026 | 21:10 WIB
Kuasa Gelap 2 Rampung Syuting, Lebih Rumit dari Film Pertama, Kapan Tayang? (Instagram@lukmansrd)
Kuasa Gelap 2 Rampung Syuting, Lebih Rumit dari Film Pertama, Kapan Tayang? (Instagram@lukmansrd)

TITIKTEMU.CO - Produksi film horor Indonesia Kuasa Gelap: Perjanjian Darah resmi menyelesaikan proses syuting. Ini merupakan sekuel dari Kuasa Gelap.

Sekuel ini digarap Paragon Pictures bersama Ideosource Entertainment dengan ambisi menghadirkan skala yang jauh lebih besar dibanding film pertamanya.

Kuasa Gelap sebelumnya meraih lebih dari 1,4 juta penonton, dan menembus pasar internasional dengan distribusi ke puluhan negara. Film ini juga sempat menduduki posisi puncak di Netflix Indonesia.

Baca Juga: Suka Project Hail Mary? Ini 5 Film Sci-Fi Luar Angkasa yang Bikin Otak dan Emosi Ikut Terbang 

Skala Produksi Lebih Besar dan Visual Sinematik

Produser Robert Ronny mengungkapkan Kuasa Gelap: Perjanjian Darah bukan sekadar kelanjutan cerita, tapi juga membawa visi yang sudah lama ingin diwujudkan.

Dia mengeklaim film Kuasa Gelap 2 bakal tampil lebih sinematik dengan pendekatan lebih kompleks. Tidak hanya sisi cerita, pengembangan juga dilakukan pada treatment visual.

Film ini diharapkan mampu memberikan sensasi horor yang lebih mendalam sekaligus sinematik bagi penonton. Lebih seru dan menegangkan dibandingkan film pertamanya.

Salah satu perubahan signifikan terlihat dari pemilihan lokasi syuting. Jika film pertama lebih banyak mengambil latar umum, sekuel ini memilih kawasan pesisir.

Baca Juga: Baru 13 Hari Tayang, Film Ghost in the Cell Tembus 2 Juta Penonton dan Jadi Fenomena Baru di Bioskop Indonesia 

Adegan Spektakuler dan Kolaborasi Besar

Puncak skala produksi terlihat dari adegan yang berlatar gereja dengan melibatkan lebih dari 200 figuran. Adegan ini menjadi salah satu momen paling ambisius.

Sutradara Rizal Mantovani bahkan tidak hanya mengarahkan dari balik monitor. Dalam beberapa momen, dia turun langsung ke lapangan, memegang kamera, dan bergerak bersama kru.

Menurut Rizal, pencapaian ini hasil kerja sama seluruh tim produksi. Mulai dari departemen artistik, sinematografi, hingga para aktor dan figuran.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X