ekonomi

Harga Emas Dunia Bangkit Lagi! Harapan Damai AS-Iran Jadi Angin Segar untuk Pasar

Kamis, 23 April 2026 | 14:58 WIB
Ilustrasi Harga Emas Dunia Bangkit Lagi! (Infografis)

Ketegangan di Timur Tengah belum reda, terutama setelah Iran menyita dua kapal di Selat Hormuz, sementara Presiden Donald Trump menegaskan blokade terhadap Iran tetap berlangsung.

Meski begitu, pasar masih menyimpan harapan bahwa persoalan ini pada akhirnya bisa dibawa kembali ke meja diplomasi.

Harapan inilah yang ikut memberi napas pada pergerakan emas, walau situasinya masih rapuh dan jauh dari kata aman. 

Menariknya, emas justru berada dalam posisi yang tidak sepenuhnya nyaman.

Di satu sisi, ia dikenal sebagai aset lindung nilai saat dunia dilanda ketidakpastian.

Baca Juga: Cara Mengatur Keuangan Lebih Cerdas dengan AI dan Aplikasi Finansial di Era Digital

Di sisi lain, lonjakan harga minyak selama konflik memicu kekhawatiran inflasi yang lebih tinggi.

Ketika inflasi berpotensi bertahan, bank sentral cenderung menahan suku bunga tetap tinggi lebih lama.

Nah, suku bunga tinggi biasanya mengurangi daya tarik emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil seperti obligasi atau instrumen berbunga. Inilah sebabnya mengapa pergerakan emas belakangan terasa naik-turun tajam. 

Secara keseluruhan, harga emas telah turun sekitar 11 persen sejak perang AS-Israel melawan Iran dimulai pada akhir Februari 2026.

Itu menunjukkan bahwa meski emas sering dianggap tempat berlindung, pasar tetap bisa menekan harga ketika kekhawatiran inflasi dan prospek suku bunga tinggi menjadi lebih dominan. Apalagi, Reuters juga melaporkan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed semakin mundur, dengan peluang penurunan suku bunga pada Desember ikut menurun. 

Jadi, rebound emas kali ini memang memberi angin segar, tetapi belum otomatis menandai tren naik yang benar-benar aman.

Pasar masih berdiri di atas banyak ketidakpastian: negosiasi AS-Iran yang belum jelas, harga minyak yang tetap tinggi, dan arah suku bunga AS yang masih ketat.

Bagi investor, ini menjadi pengingat bahwa emas tetap menarik, tetapi jalannya tidak akan mulus. Untuk saat ini, emas bangkit bukan karena semua risiko selesai, melainkan karena dunia masih belum benar-benar tenang. ***

 

Halaman:

Tags

Terkini