100 gram: Rp 285.812.000
250 gram: Rp 714.265.000
500 gram: Rp 1.428.320.000
1.000 gram: Rp 2.856.600.000
Untuk pecahan 100 gram, harga dasar tercatat R 285.812.000. Setelah dikenakan PPh 0,25 persen, nilainya menjadi R 286.526.530.
Pecahan besar seperti 100 gram hingga 1 kg biasanya menjadi pilihan investor jangka panjang karena selisih harga per gram relatif lebih efisien dibanding pecahan kecil.
Perlu diketahui, harga per gram emas Antam bisa berbeda tergantung berat batangnya. Hal ini dipengaruhi biaya cetak dan distribusi, sehingga pecahan kecil umumnya memiliki harga per gram lebih tinggi.
Baca Juga: Dari Korban PHK ke Raja Keripik! Kisah Inspiratif Alumnus UGM Bangun MAMOKA dari Nol
Masih Turun Dibanding Pekan Lalu
Meski hari ini naik, jika dibandingkan dengan harga pecan lalu 12 Februari 2026, emas Antam masih tercatat turun Rp 31.000 per gram dari posisi Rp 2.947.000.
Artinya, pergerakan harga emas masih fluktuatif dan dipengaruhi sentimen global. Namun, emas masih dianggap sebagai aset safe haven di tengah volatilitas pasar.
Kenaikan harga emas biasanya dipicu oleh faktor eksternal seperti ketidakpastian ekonomi global, fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta kebijakan suku bunga bank sentral dunia.
Harga Emas Perhiasan Ikut Naik
Tak hanya emas batangan, harga emas perhiasan hari ini juga naik di sejumlah gerai besar seperti Raja Emas Indonesia, Laku Emas, dan Hartadinata Abadi.
Di Raja Emas Indonesia, harga emas perhiasan 24 karat naik menjadi Rp2.440.000 per gram. Sementara 22 karat di kisaran Rp2.105.000 per gram. Kenaikan juga terjadi di hampir seluruh kadar karat.