ekonomi

Siapa Bilang Gaji UMR Nggak Bisa Punya Rumah? Ini Rahasia Lolos KPR Subsidi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 22:00 WIB
Sipa Bilang Gaji UMR Nggak Bisa Punya Rumah? Ini Rahasia Lolos KPR Subsidi. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

TITIKTEMU.CO - Punya rumah sendiri sering terdengar mustahil bagi pekerja dengan gaji setara Upah Minimum Regional (UMR).

Harga properti yang terus naik membuat banyak orang memilih pasrah dan bertahan ngontrak. Padahal, lewat program rumah subsidi, peluang memiliki hunian tetap terbuka lebar.

Apalagi, KPR subsidi ini justru menyasar masyarakat dengan gaji UMR. Kuncinya bukan pada besarnya gaji, melainkan kesiapan finansial dan kerapian administrasi!

Bank dan pemerintah sudah menyiapkan skema khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) bisa memiliki rumah layak. Berikut strategi agar lolos akad KPR subsidi tahun ini.

Baca Juga: Jangan Asal Ajukan Pinjaman! Ini Cara Memahami Plafon Kredit Biar Keuangan Tetap Aman

1. Hitung Kemampuan Cicilan Sejak Awal

Langkah paling dasar sebelum berburu rumah subsidi adalah menghitung kemampuan finansial secara realistis. Bank umumnya menetapkan batas aman cicilan maksimal 30–35 persen dari total gaji bulanan.

Sebagai contoh, jika gaji UMR di kisaran Rp5 juta, maka cicilan ideal sekitar Rp1,5 juta per bulan. Nah, cicilan rumah subsidi dengan skema FLPP biasanya berkisar Rp1 jutaan dengan bunga tetap hingga lunas.

Jika penghasilan dirasa mepet, opsi pengajuan dengan skema joint income bersama pasangan bisa menjadi solusi. Penggabungan penghasilan membuat profil keuangan lebih kuat di mata analis bank.

Baca Juga: Bunga KPR Bisa Naik-Turun? Kenali Cara Kerja Bunga Floating Sebelum Ajukan Kredit Rumah

2. Pastikan Riwayat Kredit Bersih

Banyak pengajuan  rumah subsidi gagal bukan karena gaji kecil, melainkan riwayat kredit bermasalah. Bank akan mengecek SLIK OJK untuk melihat kartu kredit, paylater, cicilan motor, hingga pinjaman online.

Pastikan semua kewajiban berada di status kolektibilitas lancar. Jika masih ada cicilan kecil, sebaiknya dilunasi 3–6 bulan sebelum pengajuan KPR.

Hindari mengambil kredit baru menjelang proses pengajuan karena dapat menurunkan kemampuan bayar dan mengurangi peluang persetujuan.

Halaman:

Tags

Terkini