Bunga tetap 5 persen selama masa kredit
Tenor panjang hingga 20 tahun
Uang muka rendah, mulai 1 persen
Bebas PPN
Bantuan Subsidi Uang Muka (SBUM) hingga Rp4 juta
Dengan kombinasi ini, beban awal dan cicilan bulanan menjadi jauh lebih ringan.
Siapa yang Bisa Mengajukan Rumah Subsidi?
Secara umum, rumah subsidi ditujukan untuk masyarakat yang belum pernah memiliki rumah dan belum pernah menerima subsidi perumahan dari pemerintah.
Dari sisi penghasilan, batas maksimal berbeda tergantung wilayah. Untuk daerah non-metropolitan seperti Jawa (di luar Jabodetabek), Sumatera, dan Sulawesi, batas penghasilan di kisaran Rp5–8 juta per bulan.
Sementara untuk wilayah metropolitan seperti Jabodetabek, batasnya bisa lebih tinggi, hingga Rp8–14 juta per bulan.
Syarat lainnya adalah WNI berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah, memiliki e-KTP terdaftar di Dukcapil, serta memiliki NPWP.
Baca Juga: Cicilan KPR Terasa Berat? Ini Panduan Lengkap Take Over KPR 2026 Agar Bunga Lebih Ringan
Simulasi Cicilan KPR Gaji Rp5 Juta
Berikut ilustrasi sederhana. Untuk rumah subsidi dengan harga Rp170–185 juta, uang muka 1 persen sekitar Rp1,7 juta. Dengan bunga 5 persen flat dan tenor 20 tahun, cicilan per bulan di kisaran Rp1,05–1,2 juta.
Dengan gaji Rp5 juta, rasio cicilan terhadap penghasilan sekitar 21–24 persen, masih di bawah batas aman. Bandingkan dengan KPR komersial yang cicilannya bisa mencapai Rp1,8–2,5 juta per bulan.