TITIKTEMU.CO - Manajemen Roti O akhirnya angkat bicara setelah sebuah insiden di gerainya memicu gelombang kritik publik.
Perusahaan menyampaikan permohonan maaf atas pengalaman tak menyenangkan yang dialami seorang perempuan lanjut usia yang transaksinya ditolak karena membayar dengan uang tunai.
Lewat unggahan di akun Instagram resminya, Roti O mengakui kejadian tersebut dan menyatakan penyesalan atas ketidaknyamanan yang timbul.
Permintaan maaf itu datang setelah video insiden tersebut menyebar luas dan menuai reaksi emosional dari warganet.
Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Yamaha XMAX Tech MAX Terbaru 2026 yang Wajib Anda Ketahui
Alasan di Balik Sistem Non-Tunai
Roti O menjelaskan bahwa penerapan pembayaran berbasis aplikasi dan transaksi non-tunai bertujuan untuk memberi kemudahan sekaligus menghadirkan promo dan potongan harga bagi pelanggan.
Sistem ini disebut sebagai bagian dari upaya mengikuti perkembangan gaya transaksi digital.
Meski begitu, pihak manajemen mengakui bahwa penerapan di lapangan belum sepenuhnya ideal.
Evaluasi internal pun dilakukan agar ke depan, pelayanan di gerai dapat lebih inklusif dan sensitif terhadap kondisi pelanggan.
Video Viral yang Memantik Amarah Publik
Polemik ini bermula dari video TikTok yang memperlihatkan seorang pria menegur petugas gerai Roti O karena menolak pembayaran tunai dari seorang nenek.
Dalam video tersebut, disebutkan bahwa gerai hanya menerima pembayaran melalui QRIS.